Mencicipi Soto Kolari Pekalongan

Tulisan dan foto oleh Niko Tujuhlangit

Pekalongan merupakan kota yang terkenal dengan kerajinan batiknya. Saking terkenal akan batiknya, kota ini sampai dijuluki sebagai Kota Batik. Secara administratif Pekalongan terletak di Propinsi Jawa Tengah. Pekalongan dapat dicapai baik dengan menggunakan bis/mobil dan kereta api dari Jakarta. Saya pribadi sudah sering bolak-balik Pekalongan karena istri berasal dari sana :).

Kalau ke Pekalongan, selain batik anda harus mencoba kulinernya juga. Seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia, Pekalongan juga punya berbagai kuliner yang sayang untuk dilewatkan. Salah satu kuliner yang terkenal dan banyak dijumpai di Pekalongan dan sekitarnya adalah soto.

Kali ini saya ingin bercerita sedikit tentang Soto Kolari. Waktu itu kami berempat, saya, istri, adik ipar dan istrinya singgah di Soto Kolari. Soto Kolari terletak di Jalan Raya Podo, Kedungwuni. Sekitar kurang lebih 20 menit dari Kota Pekalongan. Warung soto ini persis terletak di pinggir Jalan Raya Podo. Warungnya terlihat sangat sederhana.

Warung Soto Kolari yang Terletak di Pinggir Jalan

Soto yang tersedia disini adalah soto daging sapi. Karena waktu itu kami datangnya sudah kesiangan, yang tersisa hanya tinggal bagian lidah saja. Setelah dicicipi, menurut saya rasanya enak. Kuah sotonya yang berwarna kehitaman juga terasa pas di lidah. Soto Kolari dimasak masih dengan menggunakan kayu bakar dan tungku yang sederhana.

Soto Kolari
Tungku dan kayu bakar yang digunakan untuk memasak Soto Kolari

Saya sempat bertanya-tanya Kolari itu artinya apa. Ternyata Kolari merupakan nama Bapak pemilik warung soto ini. Ya, namanya Pak Kolari. Istri Pak Kolari bercerita bahwa warung soto ini sudah berdiri sejak kurang lebih 30 tahun silam. Keren ya mereka berdua, bisa konsisten dan hidup dari berjualan soto selama berpuluh-puluh tahun 🙂 . Semoga usaha sotonya tetap jaya.

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *