Berenang di Infinity Pool Hotel Sinar Tambolaka

Pagi itu, saya dan istri mencoba mencari tahu apakah di hotel ada kolam renang. Ya, kebiasaan saya kalau menginap di hotel salah satu yang dicari selain telor ‘ceplok’ nya adalah kolam renang. Selain karena ingin berenang supaya badan sehat dan segar, saya biasanya penasaran dengan keunikan kolam renang di sebuah hotel. Dan biasanya kalau memilih hotel, salah satu yang saya lihat dan pertimbangkan adalah kolam renangnya.

Sekilas kalau hanya melihat bangunan utamanya seakan-akan hotel ini tidak memiliki kolam renang, tapi setelah bertanya kepada petugas hotel ternyata ada. Kolam renangnya terletak di area yang berbeda dengan area utama hotel. Kita harus berjalan kaki sedikit untuk bisa sampai di area kolam renang.

Akhirnya kami berjalan kaki menuju area kolam renang sembari menikmati hangatnya sinar mentari dan sejuknya udara pagi di Sumba Barat Daya. Jadi, ceritanya saya dan istri sedang dalam liburan panjang dan melakukan perjalanan (overland) dengan rute Lombok – Sumbawa – Flores – Sumba – Bali selama kurang lebih 25 hari pada tahun 2018 silam. Kabupaten Sumba Barat Daya merupakan destinasi terakhir kami di Sumba sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali. InsyaAllah, nanti akan saya share catatan perjalanannya secara bertahap. So, bagi teman-teman yang ingin mencoba overland Lombok – Sumbawa – Flores – Sumba, pantengin terus aja blog ini 🙂 .

Nah, di Sumba Barat Daya memang belum terlalu banyak hotel. Berdasarkan pemantauan saya selama berkeliling di Kabupaten Sumba Barat Daya saya menemukan hanya ada dua hotel yang cukup “memadai” dilihat dari kondisi bangunannya yaitu Hotel Sinar Tambolaka tempat kami menginap dan satu lagi sebuah hotel yang baru dibangun tidak jauh dari Hotel Sinar Tambolaka. Mungkin bisa jadi ada beberapa penginapan lainnya seperti villa-villa atau private bungalow dan sejenisnya, tapi saya dan istri lebih memilih Hotel Sinar Tambolaka dengan pertimbangan harganya yang lebih bersahabat dan lokasinya yang tidak jauh dari Bandara Tambolaka mengingat setelah dari sini kami akan melanjutkan pejalanan menuju Bali. Tapi itu berdasarkan pemantauan saya pribadi di tahun 2018. Bisa saja sekarang sudah banyak hotel-hotel baru yang dibangun mengingat Sumba dalam beberapa tahun belakangan menjadi salah satu destinasi wisata yang “booming” dan sedang naik daun.

Setelah berjalanan kaki sekitar kurang lebih 200-300 meter kami sampai di area kolam renang. Kolam renang ini dibangun diatas sebuah bukit kecil.

Kolam renang di atas bukit kecil. Dilihat dari area penginapan
Area penginapan dilihat dari arah kolam renang

Dengan konsep “Infinity Pool” dimana air kolam renang mengalir di satu sisi kolam renang sehingga menimbulkan kesan efek visual tanpa batas, sehingga seakan-akan menyatu dengan pemandangan perbukitan disampingnya.

Saya lagi berenang

Dari area kolam renang kita dapat melihat pemandangan lepas ke berbagai arah, dengan pemandangan bebukitan dan pepohonan di kejauhan. Lebih dari cukup untuk merehatkan badan dan pikiran. Karena waktu itu kami cukup pagi ke kolam renang, jadi masih sepi dan belum ada orang yang berenang. Jadi deh seperti kolam renang pribadi :).

Saya menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit berenang disini.

Sebelum balik ke kamar, saya menyempatkan diri berfoto sejenak di depan bungalow-bungalow yang terdapat di dekat kolam renang. Sepertinya bungalow ini dibangun sebagai pilihan penginapan bagi para pengunjung yang menginginkan privasi lebih dan pemandangan lepas ke berbagai penjuru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *