10 Tips Menyewa Kapal Untuk Sailing Pulau Komodo

Oleh: Niko Tujuhlangit 

Komodo menjadi salah satu daya tarik dunia pariwisata Indonesia, karena binatang satu ini hanya bisa ditemukan disini; di Indonesia. Dan seperti teman-teman ketahui Komodo ditetapkan sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia Baru (The New 7 Wonders). Komodo dapat ditemukan di Flores. Dua pulau utama yang menjadi tempat tinggal binatang satu ini adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Berdasarkan perbincangan saya dengan salah seorang ranger sewaktu trekking di Pulau Rinca sebenarnya ada dua pulau lainnya yang menjadi tempat tinggal Komodo. Namun yang sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Untuk menuju ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca maka kita harus berlayar dari Labuan Bajo, Flores.

Bagaimana Caranya Menuju Labuan Bajo?

Untuk mencapai Labuan Bajo maka anda dapat mencari penerbangan baik langsung maupun tidak langsung dari Jakarta. Saya dan tiga orang teman waktu itu menggunakan Merpati dari Jakarta menuju Denpasar untuk kemudian dilanjutkan menuju Labuan Bajo. Total lama penerbangan lebih kurang 2,5 – 3 jam ( Jakarta – Denpasar : ±1.5 jam, Denpasar – Labuan Bajo: ±1,5 jam).

Tips Menyewa Kapal Untuk Sailing Pulau Komodo dan Sekitarnya

Salah satu hal yang menjadi pemikiran saat hendak berkunjung ke Pulau Komodo adalah soal penyewaan kapal/perahu untuk sailing. Berikut beberapa hal dan tips tentang penyewaan kapal/perahu di Labuan Bajo:

1. Pesan Go Show atau Jauh-Jauh Hari?

Kapal/perahu dapat dipesan jauh-jauh hari sebelum berangkat kesana atau bisa juga go show. Tapi kalau anda memesan go show ada risiko anda tidak kebagian kapal/perahu karena ramainya pengunjung. Saat kami berkunjung kesana pemilik kapal yang kami sewa bercerita bahwa sebulan sebelum kami berkunjung, banyak wisatawan yang akhirnya terpaksa antri dan tidak mendapatkan kapal/perahu karena sudah full booked. Tentunya sangat sayang sudah jauh-jauh ke Flores tapi batal berkunjung ke Pulau Komodo atau Pulau Rinca karena tidak kebagian kapal/perahu. Memang pada musim-musim tertentu pengunjung membludak. Tidak hanya dari dalam negeri tapi juga dari luar negri. Bahkan menurut pengamatan saya saat berkunjung kesana justru selama berada di Labuan Bajo dan sailing Komodo dan sekitarnya justru lebih banyak wisatawan mancanegaranya dibandingkan wisatawan lokal. Dimana-mana kita dapat dengan mudah menemukan bule-bule bertebaran :).

2. Memesan Kapal/Perahu Jauh-Jauh Hari

Jika anda memesan kapal/perahu jauh-jauh hari maka tentunya carilah sebanyak mungkin daftar kontak penyewaan kapal/perahu. Dengan demikian anda akan memiliki berbagai macam pilihan dan alternatif harga dan back up.

3. Dimana Bisa Menemukan Kapal/Perahu Untuk Disewa?

Jika anda memesan kapal/perahu secara go show, maka kapal/perahu dapat anda temukan di Pelabuhan Labuan Bajo. Pelabuhan Labuhan Bajo ini berjarak sekitar kurang lebih 15-20 menit dari Bandara Komodo, Labuan Bajo dengan menggunakan mobil. Dekat bukan? :). Disini anda dapat menemukan banyak kapal/perahu bersandar. Sebagian besar merupakan kapal/perahu yang memang diperuntukkan untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya.

Suasana di Pelabuhan Labuan Bajo. Canon EOS 500D

4. Model Kapal/Perahu

Ada berbagai macam model kapal/perahu tentunya yang bisa disewa. Mulai dari yang berukuran besar hingga kecil. Yang mahal hingga yang murah :). Yang pakai AC hingga yang tanpa AC. Dan berbagai model lainnya. Saat bernegosiasi pastikan anda menanyakan tentang model dan kondisi kapal agar jangan sampai nanti kecewa dengan kapal/perahu yang anda dapatkan :). Karena biasanya untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya diperlukan waktu setidaknya 2 hari 1 malam. Bisa saja sih anda ke Pulau Komodo 1 hari pulang pergi, tapi akan sangat terburu-buru dan kurang menikmati perjalanan. Selain itu disana banyak terdapat pulau-pulau indah dan berbagai destinasi. Tentunya sangat sayang kalau dilewatkan. Nah, karena adanya kemungkinan menginap tersebut maka tentunya kenyamanan mungkin sedikit diperlukan apalagi jika anda pergi membawa keluarga anda.

Berikut beberapa tips atau hal-hal yang mungkin perlu anda tanyakan terkait dengan model kapal/perahu saat bernegosiasi dengan pemilik kapal/perahu.

a) Tanyakan berapa kapasitas kapal. Dengan mengetahui berapa kapasitas kapal/perahu maka anda dapat memperkirakan berapa orang atau jumlah peserta yang bisa anda ajak untuk ikut serta dalam trip. Hal ini nantinya akan bermanfaat juga untuk menekan cost/biaya sewa kapal. Kenapa? Dengan mengetahui kapasitas kapal anda dapat mengajak teman lainnya untuk bergabung agar bisa sharing cost. Saat berkunjung kesana beberapa waktu lalu saya dan 3 orang teman menaiki kapal berkapasitas kurang lebih 15-20 orang. Cukup besar untuk kami berempat. Serasa punya kapal pribadi! He..he..

Kapal yang Kami Sewa untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya. Canon EOS 500D

b) Tanyakan apakah terdapat toilet dan kamar tidur. Toilet dan kamar tidur? Memangnya disediakan ya? Karena sailing Komodo dan sekitarnya biasanya memakan waktu minimal 2 hari 1 malam, maka umumnya kapal/perahu disana banyak yang menyediakan toilet dan kamar tidur di kapal/perahu. Jadi meskipun tidur di atas kapal, anda tetap bisa tidur dengan nyaman. Ingin buang air, mandi, sholat (bagi yang muslim)? Tidak perlu khawatir karena sudah ada toilet. Tapi sekali lagi perlu anda pastikan kepada pemilik kapal karena bisa saja tidak semua kapal/perahu menyediakan fasilitas seperti yang saya sebutkan di atas. Jika mereka menyediakan kamar tidur tanyakan juga ada berapa kamar tidur sehingga dengan demikian anda dapat lebih mempersiapkan diri dan menyesuaikan dengan jumlah peserta yang akan ikut serta. Ada yang menyediakan satu kamar tidur dan ada juga yang lebih. Kapal yang kami sewa waktu itu memiliki dua buah kamar tidur kecil dimana setiap kamar berisi dua buah kasur. Total dua kamar tersebut dapat ditempati oleh 6 orang. Karena waktu itu kami hanya berempat, jadinya sangat leluasa. Nah, kalau misalnya anda membawa peserta lebih banyak dari kapasitas kamar tidur, mau tidak mau harus ada yang siap untuk tidur di dek kapal dengan menggunakan AC alam bertemankan debur air laut :).

Salah satu kamar tidur di kapal yang kami tumpangi. Canon EOS 500D
Toilet di kapal. Bisa untuk mandi.

5. Harga Sewa Kapal/Perahu

Sebagai gambaran bagi anda, dulu di tahun 2010 salah seorang teman saya juga sailing ke Pulau Komodo dan sekitarnya. Waktu itu yang bersangkutan mendapatkan harga sebesar kurang lebih Rp 1,3 juta per kapal untuk sailing selama 2 hari 1 malam. Sekarang (2013)? Dari sekian nomor kontak sewa kapal yang pernah saya hubungi rata-rata mematok harga minimal Rp 2,7 juta per kapal. Ada yang menawarkan 3 juta-an bahkan ada yang hingga Rp 7 juta per kapal! Jadi, buruan kesana! 🙂 Semakin lama harga semakin naik loh! ^_^v

Saya pernah ditawari 3 pilihan kapal. Kapal kecil, sedang dan besar. Kapal kecil tanpa kamar tidur ditawari sekitar 3 jutaan. Kapal sedang 5 juta dan kapal besar 7 juta! Tentunya ketiga jenis tersebut berbeda fasilitas. Itu sebabnya saat bernegosiasi menyewa kapal, ada baiknya anda menanyakan kondisi atau model kapal. Jangan sampai anda membayar mahal namun kondisi atau model kapal tidak sesuai dengan ekspektasi anda.

6. Jangan Sungkan Menawar

Namanya juga negosiasi pasti ada proses tawar-menawar. Kami pernah ditawari oleh salah seorang pemilik kapal tarif awal sebesar Rp 3,5 juta per kapal untuk sailing selama 2 hari 1 malam. Namun setelah bernegosiasi harga bisa turun hingga ke Rp 2,75 juta. Jadi, tidak ada salahnya mencoba menawar bukan?

7. Tambah Orang, Tambah Harga?

Nah, yang ini juga perlu anda tanyakan. Karena bisa jadi menjelang hari-H keberangkatan ada teman anda yang ingin bergabung. Biasanya saat anda menanyakan harga sewa kapal, pemilik kapal akan menanyakan berapa jumlah orang yang akan ikut. Darisitulah kemudian pemilik kapal akan menentukan harganya. Nah perlu anda tanyakan jika seandainya nanti ada penambahan peserta, berapa harganya. Sebagai gambaran bagi anda, sekarang (2013, berdasarkan pengalaman saya dan 3 orang teman, rata-rata dengan jumlah peserta 4 orang dikenai tarif minimal Rp 2,7 juta per kapal.

Bagaimana jika tambah peserta? Nah, ada setidaknya dua model penawaran harga yang akan anda dapatkan. Bisa jadi anda akan ditawarkan harga tambahan yang cukup signifikan atau sebaliknya. Saran saya sebaiknya tanyakan persisnya berapa tambahan harga untuk setiap penambahan satu orang peserta. Lagi, sebagai gambaran bagi anda, saya waktu itu dipatoki harga awal untuk 4 orang. Jika menambah peserta maka dikenai tambahan Rp 200 ribu per orang. Jadi, silahkan anda bernegosiasi dengan pemilik kapal! 🙂

8. Makan Selama Sailing Pulau Komodo dan Sekitarnya

Seperti penjelasan saya di atas biasanya waktu minimal untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya adalah selama 2 hari 1 malam. Lantas bagaimana dengan makan dan minum selama berlayar di atas kapal? Jangan khawatir,biasanya tarif sewa kapal sudah termasuk makan dan minum anda selama di kapal (sekitar 4x/5x makan untuk sailing 2 hari 1 malam). Anda dapat memastikannya saat bernegosiasi dengan pemilik kapal.

Salah satu menu yang kami santap

9. Pergilah Beramai-Ramai

Tarif sewa kapal untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya mungkin relatif mahal jika anda pergi sendirian. Oleh karena itu, salah satu strategi untuk menekan biaya trip sailing Pulau Komodo khususnya dan trip ke Flores umumnya, adalah dengan pergi beramai-beramai bersama teman-teman anda. Dengan demikian biaya dapat di-share. Kalau misalnya anda katakanlah pergi ber-6, dan sewa kapal katakanlah misalnya 3 juta, maka kalau dibagi 6 masing-masing cukup membayar Rp 500,000. Bagaimana? 🙂 . Jika anda ingin lebih murah, ya ajak saja lebih banyak orang untuk ikut serta.

10. Menumpang Kapal Wisatawan Lain

Bagaimana jika seandainya anda tidak mendapatkan teman yang mau diajak untuk ngetrip ke Pulau Komodo? Maka salah satu caranya mungkin anda bisa menumpang kapal wisatawan yang anda jumpai disana. Tapi ini tentunya untung-untungan. Karena belum tentu semua wisatawan yang anda temui di Labuan Bajo mau menampung orang lain yang bukan dari rombongan mereka. Tapi kalau ternyata memang anda dalam keadaan terdesak seperti ini, maka cara ini tidak ada salahnya dicoba. Syukur-syukur anda mendapat tumpangan.

Hal ini kami alami sendiri waktu itu. Saat tiba di Bandara Komodo, Labuan Bajo, kami berjumpa dengan dua orang bapak yang juga berencana ingin sailing ke Pulau Komodo dan sekitarnya. Namun mereka mengatakan kalau mereka belum menyewa kapal dan masih belum memiliki gambaran tentang sailing ke Pulau Komodo ini. Setelah berbincang, akhirnya dua orang bapak ini setuju untuk bergabung dengan kami. Tentunya dengan catatan biaya sewa kapal dibagi rata.

Daftar Kontak Penyewaan Kapal/Perahu Untuk Sailing Pulau Komodo dan Sekitarnya

Berikut adalah daftar kontak penyewaan kapal/perahu untuk sailing Pulau Komodo dan sekitarnya. Perlu anda perhatikan kontak-kontak berikut ini adalah kontak-kontak yang kami peroleh dari berbagai sumber dan beberapa teman yang pernah berkunjung kesana. Nomor-nomor yang tercantum bisa saja tidak uptodate atau tidak aktif lagi. Beberapa nomor ada yang sudah pernah kami kontak dan ada juga yang belum. Jadi silahkan anda memastikan kembali. Saya berdoa semoga anda yang masih bermimpi ingin ke Pulau Komodo dan sekitarnya bisa segera menuju kesana! 🙂 …. Indonesia itu indah kawan! Ini saatnya mewujudkan mimpi anda ke Pulau Komodo dan sekitarnya… 🙂 .

  1. Pak Mat: 082145704054
  2. Heri Anu Due : 081236826044
  3. Pak Dahri : 0812-37974000
  4. (Dari Teman) : 081339458712
  5. Ibu Kadek : 081338256652
  6. Mustafa : 085238535863
  7. Tayeb : 085239757605
  8. Nuardi : 081339515277
Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *