Oro-Oro Ombo..Serpihan Surga yang Jatuh di Semeru..

Link artikel lainnya:

1. Damai di Lembah Surya Kencana

2. Tegal Panjang: Lembah Tersembunyi di Dekat Gunung Papandayan

3. Itinerary Perjalanan ke Raja Ampat

4. Adventures in The Land of The Dragon

5. Pesona Pagi, Senja dan Malam di Merbabu

6. Dari Pasar Bubrah Menuju Puncak Merapi

7. Menggapai Puncak Rinjani


 

Oleh: Niko Tujuhlangit

 

Damai…Hening…Tentram…

Menyeruak lepas dari balik ilalang-ilalang hijau dan kuning…

Yang terhampar luas diantara bebukitan…

Dengan ramah menanti setiap pendaki...

Yang merindukan kesejukan...merindukan tarian alam...

 

Bunga-bunga nan cantik dan berwarna-warni...

Menari-nari bebas bersama hembusan angin..

Seakan-akan tak ada masalah baginya...

Entah itu hujan atau panas...

”Aku akan tetap menari bebas dan lepas....,” katanya....

”Aku akan tetap menari bebas dan lepas....,” katanya....

”Aku akan tetap menari bebas dan lepas....,” katanya....

 

Jika seandainya aku bisa untuk tidak pulang...

Aku akan memilih tinggal disini....di Oro-Oro Ombo....

Duduk diantara ribuan ilalang, bunga-bunga dan binatang-binatang kecil....

Menanti pagi dalam keterbukaan...

Menanti senja dalam kesahajaan...

dan ....

Menikmati setiap malam dalam kesederhanaan....

Seperti kesederhanaan bintang-bintang di langit...

 

Menikmati keindahan Oro-Oro Ombo dengan teman saya. Foto oleh Niko TujuhLangit.

 

Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Hamparan ilalang dan padang rumput yang luas atau yang sering disebut juga dengan Sabana adalah salah satu pemandangan khas yang bisa kita jumpai di gunung. Sebut saja beberapa diantaranya Sabana Selo di Merbabu, Sembalun di Rinjani dan masih banyak lagi. Jika anda salah satu perindu Sabana, maka kurang lengkap rasanya jika belum berkunjung ke tempat satu ini. Oro-Oro Ombo namanya. Oro-Oro Ombo adalah nama sebuah tempat di Gunung Semeru. Jika anda mendaki Gunung Semeru, maka anda akan melewati tempat ini. Letaknya persis di sebelah area Danau Ranukumbolo, ikonnya Gunung Semeru. Dari Danau Ranukumbolo anda akan melewati Tanjakan Cinta terlebih dahulu. Setelah sampai di ujung atas Tanjakan Cinta, maka pemandangan yang memikat akan tersaji dihadapan anda.

Berfoto di Oro-Oro Ombo, Semeru. Foto oleh Niko TujuhLangit.

 

Disini (di Oro-Oro Ombo) terdapat hamparan ilalang dan padang rumput yang sangat luas serta pohon-pohon pinus. Selain itu ditengah hamparan ilalang dan padang rumput ini terdapat bunga-bunga yang berwarna-warni. Cantik sekali. Hamparan ilalang ini dikelilingi oleh bukit-bukit hijau yang menawan.


Terlihat pendaki yang sedang melintasi Oro-Oro Ombo menuju Kalimati. Foto oleh Niko TujuhLangit.

Para pendaki yang sedang melintas di Oro-Oro Ombo menuju Danau Ranukumbolo. Foto oleh Niko TujuhLangit.

 

Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Pada musim panas, sekitar Juni – September, hamparan ilalang ini biasanya akan mengering dan menguning. Namun meskipun begitu, pemandangan Oro-Oro Ombo saat musim panas ini tetap saja menarik dan menampakkan sisi lain yang berbeda dengan penampakannya saat musim hujan. Langit yang berwarna biru terlihat kontras sekali dengan ilalang yang menguning. Jika cuaca cerah, maka kita dapat melihat Mahameru (puncak Semeru) dari Oro-Oro Ombo ini.

Oro-Oro Ombo dan pendaki. Foto oleh Niko TujuhLangit


Dengan teman saya di tengah-tengah hamparan ilalang Oro-Oro Ombo. Foto oleh Niko TujuhLangit.


Dengan teman saya. Foto oleh Niko TujuhLangit.

 

Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Bagi anda pecinta fotografi, jangan lewatkan kesempatan menghabiskan memory card anda disini. Jika memungkinkan luangkan waktu lebih untuk memotret disini. Oro-Oro Ombo merupakan satu dari tiga tempat di Semeru yang menurut saya pribadi paling menarik untuk memotret. Selain Oro-Oro Ombo, dua tempat lainnya yang menarik untuk dieksplor adalah Danau Ranukumbolo dan Ayek-Ayek.

Oro-Oro Ombo pagi itu. Foto oleh Niko TujuhLangit


Foto oleh Niko TujuhLangit.

 

Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Mengeksplor Oro-Oro Ombo. Foto oleh Dahlia Kosasih.

Berfoto di Oro-Oro Ombo. Foto oleh Dahlia Kosasih

 

Anda juga dapat menikmati pemandangan Oro-Oro Ombo dari atas bukit-bukit disekitarnya. Waktu berkunjung kesana saya dan seorang teman naik ke atas bukit untuk mendapatkan pemandangan yang berbeda. Dari atas bukit ini hamparan ilalang terlihat dengan jelas. Dikejauhan terlihat pendaki-pendaki yang lalu lalang dari Danau Ranukumbolo menuju ke Kalimati dan sebaliknya.


 Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Oro-Oro Ombo. Foto oleh Niko TujuhLangit

 

Ingin rasanya berlama-lama di tempat ini. Menikmati sejuknya udara pegunungan dan heningnya suasana disini. Sebuah tempat yang indah... Laksana serpihan surga...Serpihan surga yang jatuh di Semeru......

 

Oro-Oro Ombo sendiri dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Pos Ranu Pane (pos awal pendakian Gunung Semeru di Desa Ranu Pane) selama kurang lebih 4-6 jam. Di perjalanan anda akan melewati trek yang didominasi hutan dengan tanjakan-tanjakan sedang dan tidak terlalu ekstrim hingga sampai ke Danau Ranukumbolo. Biasanya pendaki beristirahat dan mendirikan tenda di dekat Danau Ranukumbolo. Baru kemudian bermain-main ke Oro-Oro Ombo.


Selamat menikmati keindahan Indonesia!


Nantikan tulisan dan foto-foto selanjutnya masih bercerita tentang Pendakian Semeru:

 

 

 

 

Comments   

 
+1 #1 cica 2013-06-06 16:39
kereeennyaaaa..
perjalanan dari awal sampai pulang, berapa lama ya? :-)
Quote
 
 
+1 #2 cumilebay.com 2013-08-20 09:35
Sumpah keren banget ... Ngak sabar segera cusss
Quote
 
 
0 #3 yofangga 2014-01-28 20:24
setaaaaaannnn
fotonya keren-keren bang, haha
sumpah, bikin merinding

salam dari thelostraveler.com
semoga tetap bisa menulis dan mengabadikan indonesia dari balik lensa :lol:
Quote
 
 
+1 #4 Niko 2014-01-28 23:56
@yofangga: terimakasih Mas.... Terimakasih sudah berkunjung Mas...

Sama-sama, tetap semangat mengabadikan dan memperkenalkan keindahan Indonesia :)
Quote
 
 
0 #5 anggy 2014-04-10 10:23
gan itu gear buat fotonya apa jaa ? asik bener
Quote
 
 
0 #6 niko 2014-04-20 10:06
Anggy: trimakasih sudah berkunjung Mbak...

Kalau tidak salah untuk foto-foto di tulisan ini saya memakai berbeapa gear:

tripod + filter2... Kamera Canon EOS 7D dan 500D.. Lenasa canon 10-22 mm dan lensa Canon 24-70 mm
Quote
 
 
0 #7 niko 2014-07-12 03:35
@Cica: normalnya baisanya ke Semeru 4 hari mbak..
Quote
 
 
0 #8 niko 2014-07-12 03:35
Mas Cumi: terimakasih mas
Quote
 
 
0 #9 Anggreini 2014-08-13 08:58
:-* :-* :-* :-*
Sumpaaahhhh kereeeennn bangeeet.. jadi makin pengen kesana... Subhanallah, indaaaaahh nyaaaaa... Wooowwwww
Quote
 
 
0 #10 niko 2014-08-16 13:54
Mbak Anggreini: trimakasih mbak...semoga bisa segera kesana mbak :)
Quote
 
 
0 #11 robert.parno 2014-08-30 23:36
mas...filternya yg untuk membuat langit jd biru..pake CPL atau ND..?
sedikit diproses pake apa mas softwarenya..?
kereeen banget mas..
Quote
 
 
0 #12 robert.parno 2014-08-31 07:42
kereeeen
Quote
 
 
0 #13 niko 2014-09-30 13:44
Hallo Mas Robert... Untuk meningkatkan saturasi warna, msialnya warna biru langit, FIlternya CPL mas...

Untuk post processing bisa pake PS atau Lightroom Mas
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh