Serba-Serbi 3 Gili..

Artikel tentang Lombok lainnya:

(1) Sate Rembiga Ibu Sinaseh

(2) 13 Tujuan Wisata di Lombok

(3) Berkunjung ke Pantai Surga...Lombok

 

“Gili” dalam Bahasa Indonesia artinya adalah pulau. Jadi 3 Gili berarti 3 Pulau. 3 Gili adalah sebutan terkenal untuk tiga pulau yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Ketiga pulau tersebut adalah Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. 3 Gili adalah salah satu tujuan wisata laut dan pantai favorit di Lombok. Seperti apakah ketiga pulau ini?


Bagaimana Cara Menuju Kesana?

3 Gili dapat dicapai dengan menyeberangi laut dari Pelabuhan Bangsal. Pelabuhan Bangsal adalah sebuah Pelabuhan yang masih terletak di Kabupaten Lombok Utara, yang berjarak sekitar kurang lebih 1-1,5 jam perjalanan darat dari Mataram dengan menggunakan mobil. Transportasi umum dari Mataram menuju Pelabuhan Bangsal sudah banyak. Umumnya berupa elp, mobil L300, atau bus. Sesampainya di Gerbang Pelabuhan Bangsal anda dapat berjalan kaki atau menaiki Cidomo (semacam delman) menuju tempat pemesanan tiket kapal yang menuju ke Gili Trawangan/ Gili Meno/ Gili Air. Jika menaiki Cidomo hanya dibutuhkan waktu sekitar 5-10 menit menuju loket pemesanan tiket dari Gerbang Pelabuhan Bangsal.

 

Naik Cidomo dari Gerbang Pelabuhan Bangsal menuju tempat pemesanan tiket kapal ke 3 Gili (Foto oleh Niko TujuhLangit)


Tempat pemesanan tiket kapal ke 3 Gili


Suasana di tempat pemesanan tiket kapal (Foto-foto oleh Niko TujuhLangit)

 

 

Terdapat dua alternatif pilihan untuk menyeberang menuju 3 Gili, yaitu dengan menggunakan kapal reguler atau sering disebut juga dengan ”kapal/ perahu public” atau dengan menyewa secara khusus. Jika anda memilih kapal reguler, maka setelah memesan tiket anda tinggal menunggu panggilan dari petugas di pelabuhan kapan kapal akan berangkat. Biasanya kapal akan berangkat setelah quota/ kapasitasnya terpenuhi. Tapi jangan khawatir. 3 Gili merupakan tujuan yang relatif ramai dikunjungi oleh wisatawan.

 

Rute dan transportasi ke dan dari 3 Gili. Foto ini adalah sebagai gambaran bagi anda mengenai rute dan biaya kapal ke 3 Gili. Rute dan biaya ini bisa saja berubah sewaktu-waktu.

 

Model kapal/ perahu public/ reguler ke 3 Gili (Foto-foto oleh Niko TujuhLangit)


Transportasi Antar Pulau

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kapal dari Pelabuhan Bangsal memiliki beberapa rute yakni ke Gili Trawangan, ke Gili Meno atau ke Gili Air. Jika anda memilih rute ke Gili Air, maka jika anda ingin ke Gili Trawangan  anda harus menunggu hingga jam tiga sore, karena kapal public dari Gili Air ke Gili Trawangan berangkat jam tiga sore. Kapal tersebut akan singgah terlebih dahulu di Gili Meno untuk menurunkan/ menaikkan penumpang, setelah itu baru melanjutkan perjalanan kembali menuju Gili Trawangan. Jika dari Pelabuhan Bangsal anda memilih kapal dengan rute Gili Trawangan, maka kapal reguler menuju Gili Meno dan Gili Air dari Gili Trawangan hanya tersedia dua kali dalam sehari, yakni jam sembilan pagi dan jam empat sore. Jika anda tidak ingin tergantung terhadap kapal reguler, maka alternatifnya adalah dengan menyewa kapal menuju Gili Meno atau Gili Air. Untuk detail biaya-biaya berdasarkan perjalanan yang pernah kami lakukan silahkan lihat di bagian akhir tulisan ini.

Perahu-perahu berlabuh di Gili Trawangan. Perahu seperti inilah yang banyak digunakan untuk mengelilingi 3 Gili (Foto oleh Niko TujuhLangit)

 

Penginapan di 3 Gili

Diantara ketiga pulau tersebut (Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air), Gili Trawangan adalah pulau yang paling ramai pengunjungnya. Infrastruktur dan berbagai fasilitas di pulau ini juga lebih banyak jika dibandingkan dengan dua pualu lainnya. Disini tersedia berbagai alternatif penginapan mulai dari yang berharga seratus ribuan per malam hingga harga berkelas hotel berbintang. Mulai dari yang berbentuk home stay sederhana hingga cottage dan berbagai tipe penginapan berkelas lainnya. Jadi bagi anda yang hobby backpackeran, jangan khawatir, banyak tersedia penginapan murah disini. Anda hanya perlu sedikit berjalan kaki menyusuri jalan-jalan dan gang-gang di pulau ini. Di sepanjang jalan di dekat pinggir pantaipun banyak terdapat penginapan murah.


Pada saat berkunjung ke 3 Gili waktu itu kami menginap di sebuah penginapan di pinggir pantai dengan tarif dua ratus ribu rupiah permalam, dengan fasilitas berupa dua buah tempat tidur, kamar mandi di dalam, televisi dan kipas angin. Berikut foto-foto gambaran penginapan yang waktu itu kami tempati.

 

Di 3 Gili banyak tersedia penginapan mulai dari yang berbentuk home stay hingga penginapan kelas atas (Foto oleh Niko TujuhLangit)

 

Transportasi Darat di Pulau

Anda dapat menyusuri pulau-pulau ini dengan menggunakan sepeda, cidomo (semacam delman) atau dengan berjalan kaki. Untuk sepeda, tersedia banyak tempat penyewaan sepeda dengan tarif sekitar 30-50 ribu perhari. Diantara ketiga pulau tersebut, Gili Meno adalah pulau yang paling kecil. Rata-rata dibutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mengelilingi tiap pulau ini dengan menyusuri pinggir pantai.

 

Di 3 Gili banyak terdapat penyewaan sepeda. Bahkan di penginapan-penginapan sering tersedia jasa penyewaan sepeda

 

Selain sepeda, alternatif angkutan yang bisa digunakan untuk berkeliling pulau adalah Cidomo (Foto-foto oleh Niko TujuhLangit)


Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

Bagi anda yang kehabisan uang saat berkunjung ke 3 Gili, tidak perlu khawatir. Di Gili Trawangan sudah tersedia ATM beberapa bank. Untuk dua pulau lainnya (Gili Meno dan Gili Air), saat berkunjung kesana kami belum menemukan adanya ATM karena waktu itu kami tidak sempat menjelajahi seluruh sudut pulau ini secara detail. Namun jika melihat aktivitas dan ramainya wisatawan asing yang berkunjung ke 3 Gili ini, kemungkinan besar di Gili Meno dan Gili Air juga terdapat ATM. Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga, ada baiknya anda mempersiapkan uang yang cukup sebelum menyeberang ke 3 Gili tersebut.

 

 


3 Gili, Kampungnya Para Bule

Menjadi ”wisatawan asing” di 3 Gili. Itulah kesan yang kami rasakan saat berkunjung kesana. Berdasarkan pengamatan saat berkunjung kesana, di pulau ini justru dipenuhi oleh wisatawan mancanegara terutama dari Eropa dan Amerika. Hampir di setiap sudut, di warung-warung, cafe, di pantai, dll, kita bisa menjumpai wisatawan mancanegara. Jika anda menyusuri pesisir pantai pulau-pulau ini maka anda akan menemukan banyak wisatawan asing yang sedang asyik berenang, bersepeda atau bersantai di saung-saung, cafe-cafe, pub, bar serta restoran yang tersebar di pinggir-pinggir pantai.

 Wisatawan asing sedang bersantai menikmati pantai di Gili Meno (Foto oleh Niko TujuhLangit)

 

Warung, Restoran, Pub, Bar, Cafe

Karena banyaknya wisatawan mancanegara di 3 Gili, maka jangan heran jika disini banyak terdapat cafe, restoran, pub, bar dan sejenisnya. Untuk urusan makanan tersedia masakan lokal maupun luar negeri. Kalau anda penggemar menu-menu masakan luar negeri, maka anda memiliki banyak alternatif pilihan tentunya dengan tarif yang beranekaragam. Namun bagi anda yang mungkin kurang cocok dengan masakan luar, terdapat juga warung masakan lokal. Pada malam hari di sebuah lapangan yang terletak sekitar 200 meter ke arah Timur Gili Trawangan (dari dermaga Gili Trawangan) rutin diadakan semacam pasar kuliner. Disini terdapat berbagai penjual makanan lokal mulai dari sate, nasi goreng, martabak, dan lain-lain.

Warung, restoran, pub dan bar di jalan-jalan di Gili Trawangan (Foto oleh Niko TujuhLangit)

 

Peralatan Diving dan Snorkeling

Bagi anda pecinta diving dan snorkeling tidak perlu khawatir. Jika anda tidak memiliki peralatan tersebut atau mungkin tidak ingin ribet menenteng peralatan tersebut selama berlibur,  di 3 Gili tersedia banyak penyewaan peralatan snorkeling dan diving. Bahkan penginapan-penginapan disini banyak yang juga menyewakan peralatan-peralatan tersebut.Selain itu di 3 Gili juga banyak terdapat kursus-kursus diving.


Berapa Hari Waktu yang diperlukan untuk Menjelajahi 3 Gili?

Jika anda hanya ingin menjelajahi ketiga pulau ini tanpa melakukan aktivitas diving dan snorkeling di beberapa titik di kawasan perairan pulau-pulau ini, sebenarnya satu hari satu malam saja sudah cukup. Berangkatlah sepagi mungkin dari Pelabuhan Bangsal agar anda bisa mengejar kapal reguler ke Gili Meno dan Gili Air yang berangkat dari Gili Trawangan pada jam sembilan pagi. Sesampainya di Gili Meno anda dapat berjalan kaki menyusuri pulau ini dengan menyusuri pesisir pantainya. Dalam waktu kurang lebih sekitar 1,5 jam anda sudah bisa mengelilingi pulau ini. Setelah menyusuri Gili Meno anda kemudian dapat lanjut menyeberang ke Gili Air. Untuk mengelilingi Gili Air dengan menyusuri pesisir pantainya juga membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 1,5 – 2 jam dengan berjalan kaki. Pastikan anda sudah sampai di Pelabuhan Gili Air sebelum jam tiga sore karena kapal reguler dari Gili Air ke Gili Trawangan berangkat jam tiga sore (per Mei 2012). Sekitar jam empat sore anda sudah bisa sampai kembali di Gili Trawangan. Anda masih punya waktu sekitar dua jam untuk menyusuri Gili Trawangan sambil menikmati sore sekaligus menunggu matahari tenggelam. Jika belum puas menyusuri Gili Trawangan, malam harinya dan esok paginya anda masih dapat kembali menjelajahi pulau ini sebelum akhirnya menyeberang kembali ke Pelabuhan Bangsal. 

Saya dan teman berjalan kaki menyusuri Gili Meno (Foto oleh Niko TujuhLangit)

 

Rincian Biaya Perjalanan di 3 Gili

Pengeluaran-pengeluaran berikut dibuat berdasarkan perjalanan yang pernah kami lakukan ke 3 Gili dengan durasi satu hari satu malam pada Bulan Mei tahun 2012 yang lalu. Rincian ini kami tampilkan agar anda memiliki gambaran kasar kira-kira berapa budget yang harus disiapkan untuk menjelajahi ketiga pulau ini. Biaya-biaya ini bisa saja berubah seiring berjalannya waktu.

 

Transportasi umum darat dari Mataram – Gerbang Pelabuhan Bangsal                 : Rp 10.000, - Rp 15.000,- per orang

Gerbang Pelabuhan Bangsal – Tempat Pemesanan Tiket (dengan Cidomo)          : Rp 5000,- per orang

Tiket Kapal Reguler Pelabuhan Bangsal – Gili Trawangan                                   : Rp 10.000,- per orang

Penginapan di Gili Trawangan (1 malam)                                                           : Rp 200.000,-

Sewa perahu dari Gili Trawangan – Gili Meno (bukan perahu reguler)                    : Rp 200.000,-

Sewa perahu dari Gili Meno – Gili Air (bukan perahu reguler)                                : Rp 150.000,-

Tiket perahu reguler Gili Air – Gili Trawangan                                                      : Rp 23.000,- per orang

Sewa sepeda di penginapan di Gili Trawangan (satu hari penuh)                           : Rp 50.000,- per sepeda

Tiket perahu reguler Gili Trawangan – Pelabuhan Bangsal                                    : Rp 10.000,- per orang

Ke Gerbang Pelabuhan Bangsal  (dengan Cidomo)                                              : Rp 5000,- per orang

Transportasi umum Gerbang Pelabuhan Bangsal – Mataram                                : Rp 10.000,- per orang

 


Tips-Tips Berlibur ke 3 Gili

1.   Jika memungkinkan, berangkatlah bersama beberapa teman anda, berempat atau berlima agar pengeluaran selama disana bisa ditekan dan dibagi bersama-sama terutama biaya penginapan dan biaya sewa kapal/ perahu khusus (jika anda ingin menyewa kapal/ perahu khusus).

2.   Ada berbagai macam tipe penginapan di 3 Gili, mulai dari tarif murah hingga mahal. Oleh karena itu, rajin-rajinlah meng-explore pulau ini agar anda bisa menemukan penginapan dengan tarif yang bersahabat dengan kocek anda.

3.   Jika seandainya anda berencana menyeberang ke Gili Meno atau Gili Air dari Gili Trawangan dengan menyewa kapal/ perahu khusus, namun anda hanya sendirian atau mungkin berdua, maka tips dari kami cobalah mencari pengunjung lain di Gili Trawangan yang juga berniat menyeberang ke Gili Meno/ Gili Air, sehingga biaya dapat ditekan. Selain menekan biaya anda bisa juga mendapatkan teman baru lho.

 

Semoga tulisan ini bermanfaat buat anda yang hendak merencanakan liburan ke 3 Gili. Mari jelajahi dan perkenalkan keindahan Indonesia!



Artikel menarik lainnya:

(1) Mendaki Gunung Tampomas

(2) 18 Tips Memotret Saat Mendaki Gunung

(3) Tips Memotret Model dan Orang: Fokus Pada Mata



 

 

 

Comments   

 
0 #1 nisa 2016-06-30 07:55
Bagaimana cara menyewa perahu non reguler dari Trawangan ke Meno atau sebaliknya? Apakah ada batasan waktu penyewaannya? Misal penyeberangan paling malam jam 5 sore atau bagaimana?
Makasih atas infonya..
Quote
 
 
0 #2 Niko 2016-07-01 22:28
Kalau menyewa perahu, bisa langsung nego saja Mbak sama perahu2 yang ada di pelabuhan...Kal au batasan waktu saya kurang tahu Mbak. Tapi biasanya maksimal sorekan kalau sewa begitu....Waktu itu sewa perahu itu hanya antar Mbak....Memang relatif mahal. Tapi coba dinego-nego saja
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh