Mengapa Batu yang Dilempar Tidak Jatuh ke Danau Tolire?

Baca Juga:

1. Panduan Rute Menjelajahi Ternate

2. Menikmati Sunset dan Camping di Pulau Saonek Monde, Raja Ampat

3. Menikmati Pantai Tanjung Tinggi di Depan Hotel Lor In Belitung

4. Liburan Ceria ke Pulau Payung, Kepulauan Seribu

5. Perjalanan Menuju Pulau Banyak di Aceh (Bagian 1)


 

Foto dan Tulisan oleh: Niko Tujuhlangit

 

Danau Tolire merupakan sebuah danau yang terletak di Ternate, Maluku Utara. Ada dua Danau Tolire, yaitu Dana Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil. Untuk mencapai kedua danau ini kita dapat menggunakan mobil atau sepeda motor dengan lama perjalanan kurang lebih 45 menit – 1 jam dari pusat Kota Ternate. Kalau kita berangkat dari pusat Kota Ternate berlawanan arah jarum jam, maka sebelum sampai di Danau Tolire Besar/Kecil kita akan melewati beberapa objek wisata lainnya seperti Pantai Sulamadaha dan Pantai Jikomolamo.

 

Kali ini saya ingin bercerita mengenai Danau Tolire Besar. Ada satu mitos yang sangat terkenal tentang danau ini, yaitu konon katanya kalau kita melempar batu ke arah danau, maka batu tidak akan pernah sampai ke dasar danau atau menyentuh air danau.

 

Bulan Maret lalu saya akhirnya berkesempatan untuk membuktikan mitos ini. Karena penasaran, sayapun membeli sekantong plastik batu seharga 5000. Isinya kurang lebih 10-15 batu dengan ukuran diameter sekitar 2-4 cm. Penjual batu ini biasanya ada di pinggir danau dimana orang-orang sering melempar batu.


 

Apa yang terjadi? Ternyata 3 kali saya melempar batu, ketiga-tiganya sampai dan menyentuh air danau. Karena sudah 3 kali berturut-turut berhasil, saya akhirnya memutuskan untuk berhenti melempar. Rasa penasaran saya terjawab sudah. Waktu itu, selain saya, ada juga beberapa orang lainnya yang berhasil melempar batu hingga sampai di dasar danau.


 

Lantas mengapa ada orang yang tidak berhasil melempar batu hingga menyentuh air danau? Berdasarkan pengamatan saya saat berada disana, berikut analisis pribadi saya tentang beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab mengapa ada orang yang tidak berhasil melempar batu hingga menyentuh air danau. Faktor-faktor ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kekuatan dan jarak lempar seseorang.

 

(1) Kekuatan dan Teknik Melempar

Tentunya faktor yang pertama dan mendasar adalah kekuatan dan teknik dalam melempar batu. Kalau energi anda kurang dan tekniknya tidak pas, maka tentu saja bisa menyebabkan batu yang anda lempar tidak sampai ke air danau. Kekuatan dan teknik ini tentunya akan berpengaruh terhadap jarak lempar batu :)

 

(2) Ada Jarak Antara Tempat Melempar Batu dengan Pinggir Danau

Kalau kita perhatikan, jika ditarik garis lurus dari tempat yang biasa digunakan oleh pengunjung untuk melempar batu, terdapat jarak dengan pinggir danau (batas antara hutan dan danau). Saya tidak tahu berapa persis jaraknya, namun berdasarkan pengamatan kasar, jarak dari tempat orang-orang melempar ke pinggir danau bisa saja berkisar 50 meter. Nah, jarak ini ditutupi/ditumbuhi oleh hutan-hutan dan pepohonan yang sangat lebat. Jadi, kalau energi anda kurang, maka batu tentunya tidak akan sampai ke air danau dan jatuh di hutan yang ada di tebing/bibir kawah danau. Artinya, dibutuhkan energi sebesar sekian untuk bisa melemparkan/membawa batu melewati jarak 50 meter ini supaya bisa sampai di air danau.

 

Kalau cuma 50 meter jaraknya, harusnya gak susah dong! Eit, tunggu dulu. Belum tentu. Mengapa? Pertama, karena jarak tersebut baru prediksi kasar saya. Mungkin saja bisa lebih. Yang kedua, ada faktor lain yang akan mempengaruhi kekuatan lempar anda. Apa itu? Simak poin nomor 3 dibawah.


 

(3) Luas dan Lebar Area Melempar Batu

Perhatikan foto berikut ini. Ini adalah area dimana pengunjung sering melempar batu ke arah danau. Sebagaimana dapat anda lihat, lebar area tempat melempar batu ini hanya sekitar 1 – 1,5 meter. Di depannya ada apa? Yup, jelas sekali, jurang! Di depan anda persis jurang. Sementara dibagian belakang dibatasi oleh pagar. Artinya apa? Luas dan lebar area untuk melempar batu terbatas.


 

Apa dampaknya terhadap kekuatan lempar seseorang? Karena luas dan lebar tempat melempar yang relatif sempit, maka akan mempengaruhi keleluasan anda dalam melempar batu ke arah danau. Karena anda tidak leluasa, maka bisa berdampak terhadap kekuatan anda melempar. Selain itu faktor lainnya adalah karena di depan anda ada jurang.

 

Biasanya, ketika kita melempar batu, energi yang kita keluarkan akan memberikan daya dorong yang menyebabkan tubuh terdorong ke arah depan. Namun karena di depan kita langsung berhadapan dengan jurang, maka secara refleks tubuh kita akan sedikit banyak menahan diri dan memberikan “perlawanan” atau energi berlawanan pada saat melempar batu, agar tubuh kita tidak kebablasan bergerak ke depan yang bisa menyebabkan kita jatuh ke jurang. Hal ini diakibatkan ada perasaan khawatir akan kebablasan jatuh ke jurang. Keberadaan jurang di di depan kita inilah yang akhirnya secara tak langsung akan mengurangi kekuatan/energi kita dalam melempar.

 

Dan itu saya rasakan sendiri pada saat melempar. Karena di depan ada jurang, maka otomatis saya tidak leluasa saat melempar dan secara refleks saya sendiri dapat merasakan tubuh saya memberikan “perlawanan” atau gaya berlawanan supaya tidak jatuh ke arah jurang. Inilah yang akhirnya menyebabkan kekuatan lempar kita berkurang atau tidak maksimal. Pada saat disana, saya menyaksikan beberapa pengunjung yang akhirnya keluar ke arah belakang pagar untuk melempar. Mengapa? Dengan keluar dari batas pagar, maka anda akan lebih leluasa melempar dan tidak perlu khawatir akan jatuh ke jurang karena terlindung oleh pagar di pinggir danau.


 

Saran saya, berhati-hatilah saat melempar batu di area bagian dalam pagar ini. Karena kalau anda kebablasan melepaskan energi saat melempar saking penasaran ingin bisa melempar batu hingga ke air danau, bisa-bisa anda akan terdorong ke arah jurang.

 

(4) Angin

Faktor keempat yang mungkin bisa berpengaruh adalah adanya dorongan angin dari arah yang berlawanan sehingga mengakibatkan batu yang anda lempar mendapatkan gaya berlawanan sehingga jatuh sebelum sampai di air danau.

 

Sekali lagi, ini hanya analisis pribadi berdasarkan pengamatan kondisi di danau dan orang-orang yang melempar, bisa saja benar bisa juga salah. Selamat mencoba…..Hope you enjoy it :)

 

Salam,

 

Niko

 

FB Page: https://www.facebook.com/ViewIndonesia/

Instagram: https://www.instagram.com/niko7l/

 

 

Add comment


Security code
Refresh