Itinerary Jalan-Jalan Ke Sumbawa

Baca Juga:

1. Panduan Rute Menjelajahi Ternate

2. Cara Menuju Pulau Moyo

3. Menikmati Sunset dan Camping di Pulau Saonek Monde, Raja Ampat

4. Menikmati Pantai Tanjung Tinggi di Depan Hotel Lor In Belitung

5. Mencicipi Mie Atep Belitung

 


 

 

Oleh: Niko Tujuhlangit

 

Jika ada tempat yang boleh saya rekomendasikan kepada anda untuk dijelajahi, maka Sumbawa adalah salah satunya. Sumbawa mungkin belum seterkenal Flores dalam dunia pariwisata. Namun keindahan alamnya tak perlu diragukan. Dari Pototano saja kita sudah dapat menyaksikan keindahan gugusan 8 buah pulau cantik. Beranjak sedikit ke arah Timur, kita akan dibuat terpesona oleh indahnya 3 pulau kecil bernama Gili Temudung, Gili Bedil, dan Gili Keramat. Ahhhh…Masih banyak yang lainnya. Yang jelas anda tidak akan rugi menjelajahi Sumbawa. Baca terus kebawah yaa… :D

 

Anda ingin ke Sumbawa? Masih bingung bagaimana rute dan seperti apa gambaran garis besar perjalanannya? Berikut, izinkan saya share sedikit itinerary jalan-jalan ke Sumbawa. Itinerary ini saya susun berdasarkan perjalanan kedua saya bersama dua orang teman menjelajahi beberapa tempat di Sumbawa. Waktu itu kami jalan-jalan selama sekitar 9 hari. Semoga itinerary ini bisa memberikan gambaran bagi anda tentang jalan-jalan ke Sumbawa dan mudahan-mudahan anda bisa segera menikmati keindahannya. :)

 

1. Jakarta – Lombok (3 November 2013)

Dua kali ke Sumbawa, saya selalu memilih lewat Lombok. Tidak ada alasan spesifik sih sebenarnya. Mungkin pertimbangannya lebih kepada penerbangan dan karena memang ingin menjelajahi Sumbawa dari Pototano yang boleh dibilang salah satu bagian ujungnya Pulau Sumbawa. Ada beberapa maskapai dengan rute langsung ke Lombok, yakni Garuda dan Lion Air. Memang penerbangan yang langsung dari Jakarta menuju Lombok belum terlalu banyak. Waktu itu saya dan teman menggunakan Garuda. Alhamdulillah waktu itu harganya tidak terlalu “ekstrim” … he…he… Penerbangan dari Jakarta menuju Lombok memakan waktu kurang lebih 2 jam. Kita akan mendarat di Bandara Internasional Lombok yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah, tidak jauh dari Praya.

 

2. Bandara Internasional Lombok – Pool Bis Damri di Sweta (3 November 2013)

Dari bandara kami kemudian menaiki Bis Damri menuju pool Bis Damri di Daerah Sweta. Tarifnya Rp 19 ribu (per November 2013). Bis Damri sendiri tersedia cukup banyak. Jadi anda tidak perlu terlalu khawatir ketinggalan. Dibutuhkan waktu kurang lebih 1 jam hingga pool Bis Damri di Sweta.

 

Mengapa ke Sweta? Karena di Sweta banyak Engkel (Sejenis angkot dengan tujuan Pelabuhan Kayangan, Lombok; tujuan kami selanjutnya).

 

3. Sweta – Pelabuhan Kayangan, Lombok (3 November 2013)

Sebenarnya tadinya kami berniat ingin naik engkel saja. Namun karena sesuatu hal akhirnya kami menyewa taxi ke Pelabuhan Kayangan, Lombok. Kami baru berangkat dari Sweta sekitar pukul 14.00 karena pesawat salah seorang teman yang mengalami delay dari Jakarta. Supaya bisa sampai sore di Pototano maka kami memutuskan memilih taxi saja. Yaahhh…Selain masalah waktu sekali-kali menikmati kenyamanan bolehlah :D. Apalagi bertiga, jadi bisa sharing cost deh. Kalau naik engkel, tarifnya juga tidak terlalu mahal hanya sekitar Rp 20 ribu (per November 2013).

 

Perjalanan ke Pelabuhan Kayangan membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Jalannya sudah bagus dan mulus, jadi nikmati aja :) .

 

4. Pelabuhan Kayangan, Lombok – Pelabuhan Pototano, Sumbawa (3 November 2013)

Di Pelabuhan Kayangan tersedia kapal atau feri menuju Pelabuhan Pototano Sumbawa. Jadwalnya berdasarkan info yang kami peroleh dari petugas di pelabuhan adalah setiap jam selama 24 jam. Jadi anda tidak perlu terlalu khawatir tidak kebagian kapal. Kapal atau feri ini berukuran besar. Tarifnya tidak mahal, hanya sekitar 19 ribu rupiah per penumpang (per November 2013). Lama perjalanan dari Pelabuhan Kayangan ke Pototano adalah sekitar 2 jam. Di kapal atau feri tersedia warung yang menyediakan beraneka makanan ringan.

 

Itu tuh di depan Ferinya.

 

Suasana di atas feri. Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Pulau Kenawa terlihat dalam perjalanan. Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

5. Pelabuhan Pototano – Pulau Kenawa (3 November 2013)

Nah, ini nih destinasi pertama kami.. Pulau Kenawa! Oiya, jangan sampai salah ya… Kenawa bukan Kanawa. Mereka adalah dua pulau berbeda. Silahkan temukan perbedaan dan persamaannya disini.

 

Kami sampai di Pototano sekitar pukul 17.10 waktu Sumbawa. Ahh, untung belum terlalu malam…. Dari Pelabuhan Pototano kami menuju Dermaga Pulau Kenawa. Untuk menuju dermaga kami menyewa ojek. Ojek bisa ditemui di dekat Pelabuhan Pototano. Tarifnya Rp 5 ribu (per November 2013) hingga ke Dermaga Pulau Kenawa. Sebenarnya saat berada di atas feri kita sudah dapat menyaksikan Pulau Kenawa di kejauhan. Letak Dermaga Pulau Kenawa tidak terlalu jauh kok dari Pelabuhan Pototano. Hanya sekitar 5 menit dengan menggunakan ojek dari Pelabuhan Pototano. Nah di Dermaga Kenawa anda tinggal menyewa perahu untuk menuju Pulau Kenawa. Lama perjalanan dari Dermaga Kenawa ke Pulau Kenawa adalah sekitar 30-45 menit saja.

 

Di perjalanan kami disambut indahnya sunset loh :D …

 

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Langit Pototano senja itu memerahhhh..... :)


 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Tuhanpun menunjukkan kekuasaanNya... Ahhh.. Indah niannn...Oh yaa... Yang di sebelah pinggir kanan foto berikut Rinjani lohh.. :D


Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Malam itu kami mendirikan tenda di Pulau Kenawa…

 

6. Mengexplore Keindahan Kenawa (4 November 2013)

Kalau yang ini sepertinya lebih asyik kalau langsung dijelaskan lewat foto-foto ajaa….^_^

 

Siapa yang gak pengen ke pulau seindah ini? :) … Sepiiii…. Cocok buat merenung…he..he..he..


 

Kalau beruntung, anda bisa bertemu anak-anak Sumbawa yang heboh…. Simak kisah saya bersama Serdadu Kumbang disini

 

Atau pengen berenang di tempat seperti ini..?


 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Paginya jugaaa indahhhh...Btw maaf, saya narsis dikit ...he..he..


Diambil dengan Kamera Canon EOS 7D. Single Photograph.

 

Siluet teman saya... ^_^


 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Dan ini pesona lain Kenawa.... Padan ilalangnya gak nahannn... :D


 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Dan ini pemandangan indah dari puncak bukit Kenawa...


 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Kami adalah pemuda pemudi yang cinta Indonesia .... :)

Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph. 

 

7. Pulau Kenawa – Pulau Paserang (4 November 2013)

Terpukau dengan Pulau Kenawa? Eit, tunggu dulu…. Masih ada satu lagi nih pulau yang gak kalah cakepnya…. Siapin kamera anda kalau kesini … :D

 

Pagi itu selesai main-main di Pulau Kenawa, kamipun melanjutkan perjalanan ke “surga” lainnya. Pulau Paserang namanya. Masih menggunakan perahu yang sama, kami sampai di Paserang sekitar pukul 09.30. Sekitar 30 menitlah dari Pulau Kenawa ke Pulau Paserang. Di Paserang kami berenang, snorkeling, foto-foto.

 

Here it is…… PASERANG!

 

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Airnya bening minta ampun... Asoy sekali untuk basah-basahan... he..he..

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

8. Pulau Paserang – Pulau di belakang Gili Namu (4 November 2013)

Setelah puas menikmati Paserang kamipun menuju sebuah pulau di belakang Gili Namu. Abangnya tukang perahunya juga tidak tahu apa nama pulau ini. Disini kami Cuma bakar ikan ajaa…. :D

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

9. Pulang kembali ke Dermaga Kenawa (4 November 2013)

Sekitar pukul 14.00 kami bergerak kembali ke Dermaga Kenawa di Pototano. Karena sore itu kami harus mengejar bis menuju Alas. Sempat mandi dulu di toilet dekat pelabuhan biar seger :D . Cuma bayar Rp 5000 saja.

 

10. Pototano – Alas (4 November 2013)

Alas adalah adalah sebuah kecamatan di Sumbawa. Terdiri dari beberapa desa seperti Desa Luar, Desa Dalam, Desa Kalimango, Desa Juran Alas, Desa Baru, Desa Marente, Desa Labuhan Alas dan Pulau Bungin Dari Pototano ke Alas bisa dengan menaiki bis-bis yang ada di Pototano. Tanya-tanya saja bis dengan tujuan Alas. Bis yang menuju Alas ini ada yang berasal dari Taliwang. Waktu itu kami naik bis seukuran metro mini dengan tarif Rp 10 ribu. Lama perjalanan dari Pototano menuju Alas sekitar kurang lebih 45 menit – 1 jam.

 

11. Alas – Utan (4 November 2013)

Sebenarnya tujuan kami selanjutnya adalah tiga buah pulau yang terletak di Labuan Pade. Posisi Labuan Pade ini terletak diantara Alas dan Utan. Utan sendiri juga merupakan salah satu kecamatan di Sumbawa. Namun karena sore itu di Pototano bisnya terbatas dan berburu waktu, kami memutuskan menuju Alas terlebih dahulu. Setidaknya angsur-angsur gitu ceritanya… he..he…he…Sebenarnya kita bisa menunggu bis-bis besar dari Lombok yang menuju Sumbawa Besar, namun biasanya katanya bis-bis ini cuma sampai sore bisa ditemukan di Pototano. Bis-bis besar dari Lombok yang menuju Sumbawa Besar ini biasanya akan melewati Alas dan Utan.

 

Dari Alas kami naik Bemo menuju Utan. Tarifnya Rp 7 ribu (per November 2013) dengan lama perjalanan sekitar 45 menit – 1 jam. Bemo ini sebenarnya istilah disana. Bentuknya seperti angkot :D. Jadi jangan sampai heran-heran nanti :) . Oiya, perlu dicatat Bemo ini biasanya hanya beroperasi sampai sore saja. Jadi kalau anda kemalaman sampai di Alas, siap-siap aja mencari alternatif lain.

 

12. Menginap di Utan (4 November 2013)

Tadinya kami ingin menginap di Labuan Pade. Tapi takdir berkata lain…he..he…he… Akhirnya kami menginap di rumah salah seorang warga yang baik hati di Karang Gudang, Utan. Berawal dari perkenalan di Bemo, akhirnya kami ditawari menginap di rumahnya. Aaahhh… Indah bukan? :)

 

13. Karang Gudang, Utan – Labuan Pade (5 November 2013)

Adapun 3 pulau yang kami ingin kami capai di Labuan Pade adalah Gili Bedil, Gili Temudung dan Gili Keramat. Untuk menuju ke pulau tersebut maka kita menyeberang dari Labuan Pade. Dari Utan kami menyewa ojek karena memang tidak ada angkot menuju Labuan Pade. Gak mahal kok. Cuma Rp 10 ribu. Butuh waktu sekitar 15 – 20 menit dari Karang Gudang, Utan menuju Labuan Pade.

 

14. Labuan Pade – Gili Temudung, Gili Bedil, Gili Keramat (5 November 2013)

Sesampainya di Labuan Pade, kami menyewa speed boat salah seorang warga dengan tarif Rp 350 ribu untuk keliling ketiga pulau tersebut. Waktu itu kami menuju Gili Temudung yang paling jauh terlebih dahulu. Pulau-pulau ini boleh dibilang tidak terlalu jauh dari Labuan Pade. Dari dermaga Labuan Pade kita dapat menyaksikan deretan ketiga pulau tersebut di depan.

 

Ini suasana di Labuan Pade. Terlihat di kejauhan gili-gili yang dimaksud.


 

Speedboat kami melaju...Foto-foto diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

15. Menikmati Keindahan Gili Temudung, Gili Bedil dan Gili Keramat (5 November 2013)

Ketiga pulau ini saling bertetangga. Disini kami menghabiskan waktu dengan snorkeling dan menikmati eksotisme pantainya….Disini kita bisa menemukan gugusan karang yang sangat luas…Aahhh… Asyik banget snorkeling menyusuri karangnya yang luas ini.

 

Ini Gili Temudung…..

 

Foto-foto diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph. 

 

Ini Gili Bedil…..

 

 

Dan ini Gili Keramat…..

 

 

Asyik banget berendam di Gili Keramat….. Bening gan! :D

 

Foto-foto diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

16. Labuan Pade – Utan (5 November 2013)

Sekitar jam 13.00 kami kembali menyeberang ke Labuan Pade. Kemudian kembali ke rumah warga tempat kami menginap untuk beres-beres dan melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya.

 

17. Utan – Sumbawa Besar (5 November 2013)

Sore, sekitar pukul 15.50 kami menaiki bis menuju Sumbawa Besar. Bis ini kami tunggu di Utan. Seperti penjelasan saya diatas, bis-bis yang menuju Sumbawa Besar biasanya berasal dari Pototano dan melewati Utan. Lama perjalanan dari Utan menuju Sumbawa Besar adalah sekitar 1,5 jam. Kami sampai di Sumbawa Besar sekitar pukul 17.00. Sumbawa Besar adalah ibukota Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Sumbawa Besar adalah salah satu kota terpadat di pulau Sumbawa selain Bima dan Dompu.

 

Hari itu kami menginap di Hotel Garuda, Sumbawa Besar. Tarif Rp 250 ribu permalam untuk family room per November 2013). Hotel Garuda terletak di Jalan Garuda No. 76, di dekat bandara. Kami memutuskan menginap karena jadwal perahu rakyat yang hendak kami tumpangi menuju Pulau Moyo adanya pagi-pagi. Yap, jadi tujuan kami berikutnya adalah Pulau Moyo yang terkenal itu….

 

18. Sumbawa Besar – Pulau Moyo (6 November 2013)

Untuk menuju ke Pulau Moyo maka kita dapat menyeberang dari Muara Kali, Sumbawa Besar. Di Muara Kali kita dapat menumpang perahu rakyat yang menuju ke Pulau Moyo.

 

Untuk cerita lengkapnya sudah saya jabarkan di tulisan terpisah. Silahkan teman-teman bisa membacanya di link berikut ini.

http://www.viewindonesia.com/index.php/travel-destination/95-cara-menuju-ke-pulau-moyo

 

19. Menikmati Moyo yang Alami Itu! (6 November – 7 November 2013)

Alamnya belum terjamah dan masih sangat alami. Beberapa objek wisata di pulau ini diantaranya Air Terjun Matajitu, Air Terjun Diwu Mbai, Pantai Tanjung Pasir. Bagi anda yang senang snorkeling, cobalah berkunjung ke Takat Segele, dijamin anda akan terkagum-kagum dengan aneka macam ikan yang berwarna-warni. Di Pulau Moyo terdapat sebuah resort mewah yang konon katanya untuk menginap disana kita harus merogoh kocek hingga belasan juta rupiah permalam. Mendiang Lady Diana, petenis wanita Maria Sharapova, pesepakbola Edwin Van Der  Sar  dan Mick Jagger dikabarkan pernah berkunjung ke pulau ini.

 

Kami berada di Pulau Moyo selama dua malam mulai dari 6 November – 8 November 2013. Menginap di rumah Pak Amin, salah seorang penduduk Moyo. Hari pertama (6 November) kami mengunjungi Air Terjun Diwu Mbai….. Ahhh…Seruuuu…. Liat aja nih anak-anak pada asyik loncat-loncatan di air terjun. Airnya bening, segar, bersih! Dikelilingi hutan yang asri…..Apik tenan!

 

 

Esoknya (7 November) kami menuju dua destinasi lainnya yakni Takat Segele dan Air Terjun Matajitu.

 

Ini nih Takat Segele…………… Cerita lengkap dan foto-fotonya bisa teman-teman lihat disini.

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

Dan ini Air Terjun Matajitu…. Jujur saja, ini adalah salah satu air terjun terindah dan tereksotis yang pernah saya saksikan di Indonesia :D . Eh.. tapiii…. Itu pendapat personal saya loh… :D ….Jadi sangat subjektif…he..he…. Silahkan suatu saat anda berkunjung ke air terjun ini :D …. Mudah-mudahan masih tetap asri dan terjaga yaaa…

 

 Diambil dengan Kamera Canon EOS 500D. Single Photograph.

 

20. Sumbawa Besar – Taliwang (7 November 2013)

Dari Pulau Moyo kami kemudian kembali menyeberang ke Sumbawa Besar. Kami baru sampai sore hari di Sumbawa Besar. Sekitar pukul 15.50 kami menaiki bis dari Terminal Sumbawa Besar menuju Taliwang. Tujuan kami selanjutnya sebenarnya adalah Maluk. Namun karena sudah kemalaman sampai di Taliwang, kami menginap di Taliwang. Lama perjalanan dari Sumbawa Besar ke Taliwang adalah selama kurang lebih 5 jam.

 

Sounds familiar with Taliwang? :) Yup, Ayam Taliwang! He…he... Katanya Masakan Ayam Taliwang yang terkenal itu berasal dari daerah ini. Tapi ada juga yang menyatakan bahwa sebenarnya Ayam Taliwang berasal dari Lombok. Memang sih salah satu kulineran favorit di Lombok adalah Ayam Taliwang. Karena sudah berada di Taliwang maka kamipun menyempatkan mencicipi Ayam Taliwang di salah satu rumah makan yang katanya cukup terkenal di Taliwang. Namanya Totang Rasa, di Jalan Jendral Sudirman, Taliwang.

 

Di Taliwang kami menginap di Hotel Andi Graha di Jalan Sultan Syahril No.25. Waktu itu kami dikenai Rp 150 ribu per kamar per malam untuk standard room.

 

21. Taliwang – Maluk (8 November 2013)

Kami berangkat pukul 13.09 dari Talawang menuju Maluk dengan menggunakan transportasi umum berupa minibus (berbentuk elph) yang mangkal tidak jauh dari Hotel Andi Graha. Lama perjalanan dari Taliwang menuju Maluk kurang lebih 1 jam. Jalannya mulus dan berbelok-belok dengan pemandangan yang menyejukkan mata tentunya.

 

22. Mengeskplor Maluk (8 November – 9 November 2013)

Maluk adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat. Disini terdapat sebuah perusahaan tambang yang cukup terkenal, yakni PT. Newmont. Tapi jelas tujuan kami bertiga ke Maluk bukan untuk berkunjung ke PT. Newmont :D. Apalagi kalau bertemu pimpinannya PT. Newmont disana :D :D . Bukan…Jelas bukan itu tujuan kami ke Maluk … :D

 

Kami bertiga ke Maluk ingin mengunjungi beberapa pantai di desa ini. Untuk menjelajahi pantai-pantai ini cukup kok sehari. Kami menggunakan sepeda motor untuk berkeliling. Perlu anda perhatikan, menyewa sepeda motor di Maluk mungkin tidak semudah di daerah lainnya…. :) . Tarif sewa motor di Maluk sekitar Rp 70 ribu per motor per hari. Waktu itu kami menyewa sepeda motor tukang ojek .. :D …

 

Ini nih pantai-pantai yang kami kunjungi di Maluk….

 

Indahnya Senja di Pantai Maluk….

 

 

Pantai Lawar…..

 

 

Pantai Rantung...

 

 

Ini pantai terjauh dari Maluk yang sempat kami kunjungi…Pantai Ai Betak…

 

 

Kami menginap semalam di Maluk. Persisnya di Hotel Trophy. Kamarnya cukup nyaman. Di sepanjang jalan utama Maluk banyak sekali hotel. Tinggal disesuaikan dengan budget anda.

 

23. Maluk – Pelabuhan Kayangan, Lombok (9 November 2013)

Tanggal 9 November kami akhirnya menyeberang kembali ke Pelabuhan Kayangan, Lombok, dari Maluk. Untuk menyeberang ke Pelabuhan Kayangan dari Maluk, kita bisa menaiki kapal dari Pelabuhan Benete, Maluk. Tarifnya Rp 125 ribu per orang.

 

 

24. Pelabuhan Kayangan – Mataram, Lombok (9 November 2013)

Akhirnya kami kembali ke Mataram dengan menaiki Engkel dari Pelabuhan Kayangan.

 

Bagaimana? :)  Anda ingin ke Sumbawa sekarang? Kalau belum termotivasi juga, berarti saya harus memberikan "racun" jalan-jalan lanjutan lagi... he...he...he... Nantikan tulisan-tulisan saya selanjutnya yang akan membahas lebih detail lagi tentang objek-objek wisata Sumbawa tersebut. Tentunya dengan lebih banyak lagi foto-foto keindahan Sumbawa yang menakjubkan....Sampai jumpa di tulisan berikutnya :) ...

 

 

 

Comments   

 
-1 #1 Bobby Ertanto 2014-02-24 02:36
Hi Mas Niko, salam kenal. Thank you ini postingannya. Saya belum pernah terbayang untuk kesini, lihat postingannya jadi tambah semangat. Masih banyak wisata di Indonesia yang belum terexplore sempurna, dan ini kesempatan yang bagus untuk segera mengunjunginya. Jadi dapat ide.
Quote
 
 
0 #2 Niko 2014-02-24 15:55
Hi. .. Mas Bobby... Salam kenal juga mas. Sama sama mas. Semoga bermanfaat Mas. Terimakasih sudah berkunjung Mas. Semoga segera kesampaian Mas. Yup benar Mas. Sumbawa itu masih belum terexplore... Apa yang saya tulis ditulisan ini mungkin belum setengahnya keindahan Sumbawa..Masih banyak tempat2 keren disana....Saya juga masih pengen balik lagi kesana..
Quote
 
 
0 #3 Yuki 2014-04-14 03:44
halo mas niko, salam kenal.
keren banget ini itinnya. saya mau tanya, kalau jarak tiga pantai di Maluk itu berdekatan atau berjauhan, ya. kalau misalnya gak bisa sewa/bawa motor, ojek bisa ke sana gak?
lalu hotel Trophy itu jauh atau dekat dari pantai? makasih banyak ya sebelumnya, maaf kalau banyak tanya. :))
Quote
 
 
0 #4 Yuki 2014-04-14 03:47
halo mas niko, salam kenal.
saya mau tanya, kalau ketiga pantai di maluk itu berdekatan atau berjauhan, ya?
kalau misanya gak bisa sewa/bawa motor, naik ojek atau angkot bisa gak? terus, hotel trophy itu jauh atau dekat ya dari pantai?
makasih sebelumnya, maaf kalau nanyanya banyak, hehe… :))
Quote
 
 
+1 #5 Niko 2014-04-14 23:12
Halo Yuki,

Salam kenal juga....Trimaka sih sudah berkunjung...

Urutan pantai yang bisa dikunjungi:

Pantai Maluk - Pantai Lawar - Pantai Rantung - Pantai Yoyo - Pantai Tropical - Pantai Ai Betak.

Pantai Maluk persis di tengah Kota Maluk.

Pantai yg cukup berdekatan adalah pantai Rantung, Yoyo dan Tropical, karena boleh dibilang masih satu garis pantai... Jaraknya cukup dekat dengan sepeda motor...

Yang paling jauh Pantai Ai Betak. Kalau dari Kota Maluk ke Ai Betak kurang lebih 1,5 - 2 jam lah kira-kira pake sepeda motor ke Ai Betak.

Berdasarkan pengamatan disana gak ada angkot untuk mengunjungi pantai2 tersebut... Jadi opsi terbaiknya adalah naik ojek atau sewa motor...

Hotel trophy itu di pusat Kota Maluk...Lumayan dekat dari Pantai Maluk.. Bisa jalan kaki...
Quote
 
 
0 #6 lina 2014-10-11 06:50
Salam kenal mba =)
Saya sudah teracuni nih sama tulisannya mba hehehe..
Mo nanya donk, di Pulau Moyo dan Utan ada penginapan gak mba? atau warga disana memang sudah biasa menyewakan kamar untuk pelancong?
Trus sewa kapal untuk muter@ Pulau Kenawa berapa ya mba?

Makasih ya, moga2 yg skrg liatnya lwt foto secepatnya bisa diliat secara langsung =)
Quote
 
 
0 #7 ummi 2014-10-29 23:32
keren .... mas niko sdh mengeksplor sumbawa ... lumayan lengkap .. jalan jalannya ke lokasi pantai2 dan wisata di sumbawa ... gw aja yang kerja di sini, belum kesemua lokasi diatas ... :D
Quote
 
 
0 #8 niko 2014-10-30 14:29
@lina: Salam kenal juga Mbak Lina. Kalau di Pulau Moyo ada mbak penginapan. BIsa nginap di rumah penduduk atau penginapan. Sewa kapal untuk muter-muter Pulau Kenawa sekitar 200-350 perhari...tingg al nego-nego aja...Semoga kesampaian segera mbak...
Quote
 
 
0 #9 niko 2014-10-30 14:30
Mbak Ummi: terimakasih mbak... wah mbak kerja dimana btw?
Quote
 
 
+1 #10 yuliaslovic 2014-11-30 07:09
Keren mas, sangat kereen,
btw itu kan bulan november ya?
apakah tidak musim hujan disana?
makasih
Quote
 
 
0 #11 niko 2014-12-02 00:21
@ Mbak Yuliaslovic: terimakasih mbak.... iya bulan november.... tidak mas... alhamdulillah cerah...
Quote
 
 
0 #12 Dewi 2014-12-10 09:19
Klw inap di p moyo ...ada contac person gk.?
Quote
 
 
0 #13 niko 2014-12-10 23:58
Penginapan di Pulau Moyo bis anginap di rumah warga atau di penginapan..

Kalo mo nginep di rumah warga coba kontak Pak Amin mbak: 085237316169 ...Waktu itu kita nginap di rumah beliau

Kalau ingin di penginapan coba kontak Pak Syukur: 085333799339... Beliau ini penginapannya persis di dekat Dermaga Labuan Aji...
Quote
 
 
0 #14 ali 2014-12-19 07:14
berapa biayanya kira kira main selama itu
Quote
 
 
0 #15 Niko 2014-12-19 22:25
Halo Mas Ali: waktu itu saya bertiga sama teman... Shairng cost.... BIaya per orang diluar tiket pesawat habis sekitar 1,5 juta per orang...
Quote
 
 
0 #16 Dias 2015-02-01 05:20
ijin share ke fb yaaa bang :lol:
Quote
 
 
0 #17 Agus 2015-03-11 16:01
Ijin share ya...
Penginapan di Pulau Moyo adalah
"DAFI HOMESTAY" di Desa Labu Aji.
Rate : Rp.200.000 / malam, include makan 3 kali sehari (B,L,D).
Contact person 081909104769, 082341949738.
Quote
 
 
0 #18 Elsan Reynanda 2016-01-31 11:12
kapan" liat air terjun agal di als gan d jamin gk nyesl deh
Quote
 
 
0 #19 Niko 2016-02-03 16:58
Hallo @Elsan : wah terimakasih atas info dan sarannya mas.... Doakan saja Gan, semoga ntar saya bisa kesana gan..
Quote
 
 
0 #20 imam fauzi 2016-06-09 14:42
Mass boleh minta rincian/total biaya selama di sumbawa? Kalo boleh tolong email ke
Rencana saya abis lebaran mau backpacker kesana hehehe
Quote
 
 
+1 #21 ade uki 2016-10-14 13:34
Om infoin soal rincian Dana selama disumbawa om,sama kontak kapal penginapan disana. Kirim ke email saya yah. Makasih Banyak om.
Quote
 
 
0 #22 anggit 2016-12-29 09:14
hallo kak,boleh minta kontak kapal dan penginapannya ke ?
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh