Warna Foto yang Tidak Akurat

 

Link Artikel Lain:

1. Alasan Pertama Mengapa Saya Menyukai Format RAW

2. Apa Yang Dimaksud dengan STOP dalam Fotografi?

3. Momen Saat Memotret Orang

4. Tips Memotret Orang: Tatapan Mata, Senyum, Tawa, Ekspresi dan Cahaya

5. Tips Memotret Model dan Orang: Fokus Pada Mata

 


 

Salah satu hal penting namun sering menjadi masalah dalam fotografi adalah bagaimana mendapatkan warna foto yang akurat. Sebagaimana kita ketahui sebuah foto yang kita ambil bisa memiliki berbagai kombinasi warna. Biru, merah, kuning, cyan, magenta, ungu, hitam, putih dan berbagai warna lainnya. Nah, salah satu faktor penting untuk menghasilkan foto yang enak dipandang mata adalah warna yang akurat. Apa yang saya maksud dengan warna yang akurat? Umpamakan anda memotret sebuah objek yang memiliki warna biru, kuning dan merah. Nah warna yang akurat adalah apabila kita mampu menghasilkan warna merahnya pas, birunya pas, dan kuningnya pas. Tidak berlebihan dan tidak kurang. Sayangnya, tidak mudah memang menentukan warna foto yang kita ambil sudah akurat/pas atau belum.

 

Warna foto yang tidak akurat biasanya warnanya tidak seimbang alias tidak balance. Misalnya warna foto terlalu kekuningan, kebiruan, kemerahan, dll. Untuk lebih mudahnya, mari perhatikan contoh sederhana foto berikut. Foto ini saya ambil saat snorkeling di Gili Kondo, Lombok. Foto ini saya ambil dengan kamera poket (yang hanya bisa menggunakan Mode Otomatis) dan dengan memilih White Balance Underwater.

 

Foto yang belum dikoreksi/diedit White Balance-nya. Diambil dengan kamera poket mode otomatis

 

Foto yang sudah dikoreksi/diedit White Balance-nya. Diambil dengan kamera poket mode otomatis

 

 

Apa yang anda lihat dari kedua foto di atas? Terlihat bahwa foto yang sebelah atas terlihat kurang kontras. Ini adalah salah satu akibat yang ditimbulkan jika warna foto tidak akurat. Dapat terlihat di foto yang sebelah atas bahwa warna tidak seimbang. Ada warna kuning dan hijau yang berlebihan. Nah, sedangkan foto yang sebelah bawah adalah foto yang sudah diperbaiki warnanya dengan cara mengkoreksi/mengedit White Balance foto. Setelah White Balance dikoreksi, terlihat warna foto menjadi lebih seimbang dan enak dilihat. Subjek manusia dan karang-karang di foto tersebut juga menjadi lebih jelas dan kontras. Warnanyapun sekarang terlihat lebih real. Sekarang mari perhatikan kembali kedua foto tersebut secara berdampingan.


 Foto kiri: White Balance-nya belum diperbaiki.  Foto kanan: White Balance-nya sudah dikoreksi. 

 

Faktor Penyebab Tidak Akuratnya Warna Foto

Ada setidaknya dua faktor yang menjadi penyebab tidak/kurang akuratnya warna foto sehingga foto terlihat terlalu kekuningan, kemerahan, kebiruan, dll.

1) Faktor pertama penyebab tidak akuratnya warna foto adalah karena kesalahan atau ketidaktepatan dalam pemilihan White Balance. Apa itu White Balance? Hal ini akan saya bahas di tulisan terpisah nanti.

Ada berbagai macam pilihan White Balance di kamera, mulai dari Cloudy, Daylight, Tungsten, Fluorescenes, dll. Nah, jika kita salah dalam memilih White Balance pada saat memotret, maka foto bisa terlihat terlalu kebiruan atau kekuningan, dll. Pilihan White Balance ini dapat anda lihat di kamera anda.

 

2) Faktor yang kedua adalah karena kamera itu sendiri. Setiap kamera memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam memproses dan menghasilkan warna. Beberapa mungkin menghasilkan warna yang akurat sedangkan beberapa lainnya belum tentu. Bahkan terkadang meskipun anda sudah memilih White Balance yang tepat atau katakanlah hampir tepat, pada beberapa kamera masih sering ditemukan warna-warna yang tidak seimbang, seperti kekuningan, kebiruan atau kemerahan. Kualitas kamera merupakan salah satu faktor yang juga menentukan kualitas warna foto yang dihasilkan.

 

Memperbaiki Warna Foto yang Tidak Akurat

Ada dua cara memperbaiki warna foto yang kurang/tidak akurat:

(1) Pada saat memotret

Kita dapat melakukan berbagai cara untuk mendapatkan warna foto yang akurat pada saat memotret diantaranya dengan menggunakan Filter Expodisc atau dengan menggunakan Grey Card dan Colour Checker.

 

(2) Setelah memotret

Jika anda tidak ingin pusing dengan pengaturan white balance saat memotret, maka anda dapat memperbaiki White Balance untuk mndapatkan warna foto yang akurat dengan cara memperbaikinya dengan software pengolah foto seperti Photoshop, Lightroom dan lain-lain. Namun jika anda ingin memperbaiki White Balance di software pengolah foto, sebaiknya pastikan anda memotret dengan Format RAW.

Add comment


Security code
Refresh