Teknik 2: Mendapatkan Fokus pada Pemotretan Malam Hari dengan Cara Infinity Focus

Link artikel lainnya:

1. Teknik 1: Mendapatkan Fokus Pada Pemotretan Malam Hari

2. Artikel Traveling: "Pesona Pagi, Senja dan Malam di Merbabu"

3. Artikel Fotografi: Horizon (Horison)

4. Artikel traveling: "Menggapai Puncak Rinjani"


 

Oleh: Niko Tujuhlangit

Ini adalah tulisan kedua tentang bagaimana cara mendapatkan fokus pada pemotretan malam hari. Bagi anda yang ingin membaca tulisan sebelumnya dapat mengklik link berikut: "Teknik 1: Mendapatkan Fokus Pada Pemotretan Malam Hari". Sebagaimana telah dijelaskan di artikel terdahulu, salah satu tantangan dalam memotret di malam hari adalah bagaimana cara mendapatkan fokus. Pada malam hari dimana kondisi cahaya sangat minim biasanya Sistem Autofocus kamera tidak berfungsi alias sulit untuk mendapatkan fokus dengan Mode Autofocus. Oleh karena itu, kita perlu merubah mode fokus dari Mode Autofocus ke Mode Manual Focus. Berikut adalah teknik kedua untuk mendapatkan fokus pada pemotretan malam hari. Cara ini biasa disebut dengan Infinity Focus. Dari koleksi foto malam hari yang saya miliki, beberapa diantaranya diambil dengan cara ini.

Perhatikan foto berikut.

Malam di Pulau Samalona. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 500D. Lensa 10-22 mm. F4.5, ISO 200, 331 detik.

 

Foto di atas adalah foto dermaga di Pulau Samalona, Makassar. Foto ini diambil pada malam hari. Kondisi cahaya yang sangat minim pada malam hari mengakibatkan Sistem Autofocus kamera tidak berfungsi. Artinya kamera tidak bisa mendapatkan fokus dengan menggunakan Mode Autofocus. Berikut langkah-langkah bagaimana saya mendapatkan atau menghasilkan foto tersebut.


(1) Siapkan Peralatan yang Diperlukan

Hal pertama yang perlu kita ketahui adalah bahwa pada beberapa lensa terdapat Distance Scale. Pada Distance Scale ini terdapat tanda seperti angka delapan miring. Tanda ini biasa disebut Tanda Infinity. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh pada Lensa Canon 10-22 mm berikut ini.

Distance Scale pada Lensa Canon 10-22 mm. Terlihat tanda seperti angka 8.

 


Tidak semua lensa memiliki Distance Scale. Contohnya pada Lensa Canon 18-55 mm berikut ini.

Lensa Canon 18-55 mm. Tidak terdapat Distance Scale.

 

Peralatan yang saya gunakan untuk mendapatkan foto tersebut adalah sebagai berikut:

-       Kamera Canon EOS 500D

-       Lensa Canon 10-22 mm

-       Tripod

-       TImer Remote Control

 

Tripod sangat esensial pada pemotretan malam hari

 

Timer Remote Control. Alat ini diperlukan untuk pemotretan malam hari. Dihubungkan ke kamera.

 

(2) Aturlah Komposisi Foto dan Setting Kamera Lainnya yang Anda Perlukan

Sebelum melakukan Infinity Focus, maka saya terlebih dahulu mengatur komposisi foto dan setting kamera lainnya yang diperlukan, seperti Aperture, ISO, Shutter Speed, dll. Jangan lupa menggunakan tripod agar kamera stabil dan tidak goyang. Tripod merupakan hal yang sangat esensial dalam pemotretan malam hari. Bahkan pada pemotretan siang hari sekalipun, jika memungkinkan gunakanlah tripod.

Untuk mengatur komposisi pada malam hari memang tidak mudah. Tidak mudah karena kita akan  kesulitan melihat objek yang hendak dipotret karena minimnya cahaya. Anda setidaknya dapat mencoba cara berikut untuk mempermudah membuat dan mengatur komposisi foto pada saat memotret di malam hari.

a) Aktifkan fitur Live View kamera, lalu naikkan ISO hingga objek terlihat di LCD monitor

Aktifkan fitur Live Liew di kamera anda sehingga dengan cara ini anda bisa mengatur dan membuat komposisi foto sambil melihat objek di LCD monitor kamera. Perhatikan gambar berikut ini.

Terlihat tombol untuk mengaktifkan Live View pada Canon EOS 500D.

 

Setelah fitur Live View diaktifkan, sekarang anda dapat mengatur dan membuat komposisi sambil melihat objek di LCD monitor kamera. Mudahkah? Belum tentu. Sekarang permasalahannya adalah karena kondisi malam hari yang gelap, kita akan kesulitan melihat objek di LCD monitor. Semuanya terlihat gelap di LCD monitor kamera. Untuk mengatasi masalah ini salah satu cara yang bisa digunakan adalah, naikkan ISO kamera sehingga objek bisa terlihat di LCD monitor kamera. Biasanya saya akan menaikkan ISO hingga 800 atau 1600 atau bahkan lebih. Nah jika objek sudah terlihat di LCD monitor, barulah anda membuat atau mengatur komposisi sesuai keinginan anda. Jangan lupa, setelah komposisi anda rasakan oke, jangan lupa untuk menurunkan kembali setting ISO kamera ke ISO yang anda inginkan sebelum mengambil gambar.

                   

      a) Live View dengan ISO yang tinggi, objek terlihat lebih terang                            b) Live View dengan ISO 100, objek terlihat lebih gelap

 

b) Lakukan test shoot

Jika seandainya dengan menaikkan ISO anda tidak bisa juga melihat objek dengan jelas di LCD monitor kamera, cara lain adalah dengan melakukan test shoot (mengambil foto percobaan). Test shoot disini dilakukan untuk melihat apakah komposisi foto yang anda buat sudah sesuai keinginan. Biasanya saya melakukan test shoot dengan setting ISO sekitar 800 atau 1600. Tujuannya supaya shutter speed yang diperlukan untuk mendapatkan eksposur foto yang pas (correct exposure) tidak terlalu lama sehingga saya tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama hanya untuk sebuah test shoot. Anda mungkin akan bertanya noisenya akan tinggi dong kalau menggunakan ISO 1600. Tidak apa-apa karena sekali lagi ini hanya test shoot untuk melihat apakah komposisi foto yang dibuat sudah sesuai dengan yang diharapkan. Biasanya dengan ISO 1600 saya sudah bisa mendapatkan shutter speed maksimal 30 detik. Nah, setelah test shoot selesai, anda dapat melihat hasilnya apakah komposisi foto yang baru saja dibuat sudah oke atau belum. Jika belum, misalnya foto agak miring, dll, maka anda tinggal mengatur kembali komposisi foto misalnya dengan merubah posisi kamera hingga komposisi foto menjadi oke. Biasanya saya pribadi hanya perlu maksimal dua kali test shoot untuk mendapatkan komposisi foto sesuai dengan yang saya inginkan. Perlu diingat bahwa test shoot tentunya saya lakukan dimana kamera dalam posisi Mode Manual Focus.


3) Saatnya Melakukan Infinity Focus

Nah, setelah komposisi foto anda rasa oke, maka langkah selanjutnya adalah melakukan Infinity Focus. Perlu anda perhatikan, saya juga melakukan Infinity Focus pada saat melakukan test shoot (poin 2.b di atas).

Bagaimana caranya melakukan Infinity Focus? Pertama ubahlah mode fokus kamera anda dari Mode Autofocus ke Mode Manual Focus. Caranya dengan menggeser tombol setting mode fokus yang terdapat di badan lensa. Perhatikan foto berikut.


Terlihat tombol untuk merubah Mode Fokus pada Lensa Canon 18-55 mm. Anda tinggal menggeser tombol ke arah MF untuk Mode Fokus Manual (Manual Focus)

Tombol untuk mengubah Mode Fokus pada Lensa Canon 10-22 mm.

Setelah itu putarlah ring manual focus lensa hingga mentok.

Ring Manual Focus digeser ke arah Tanda Infinity hingga mentok. Lensa Canon 10-22 mm.

Setelah mentok, putar kembali ring manual focus sedikit kebelakang ke arah berlawanan (back up) hingga garis Tanda Infinity (yang berbentuk huruf L) tepat jatuh pada garis penunjuk Distance (Distance Indicator). Perhatikan foto berikut.

 

Perlu anda perhatikan bahwa contoh di atas adalah dengan menggunakan Lensa Canon 10-22 mm. Pada beberapa lensa anda tidak perlu melakukan back up karena pada beberapa lensa tertentu ketika anda memutar ring manual focus  hingga mentok maka anda sudah berada pada Infinity Focus. Sebaliknya pada beberapa lensa lainnya seperti Lensa Canon 10-22 mm di atas perlu dilakukan back up.

 

4) Anda Siap Menekan Tombol Shutter Sekarang

Setelah melakukan Infinity Focus, maka anda siap untuk menekan tombol shutter/ rana kamera.


Malam di Raja Ampat. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 500D. Lensa 10-22 mm. 30 detik, F5.6, ISO 800

 

Perlu anda perhatikan setiap kamera dan lensa memiliki fitur dan cara pengoperasian yang berbeda-beda. Oleh karena itu, silahkan merujuk kepada buku manual kamera anda tentang bagaimana cara mengoperasikan fitur-fitur seperti Live View, Manual Focus, dll.

Selamat mencoba....Semoga bermanfaat...

Comments   

 
0 #1 cica 2013-06-06 16:25
makasih bro,,, artikelnya membantu banget ^^
liat artikel2 diwebsite ini jadi pingin adventure ! ^^
Quote
 
 
0 #2 kurefals 2013-07-10 07:39
foto yang kedua itu pake filter CPL sama ND kh mas..??
Quote
 
 
0 #3 niko 2013-07-10 14:41
@Cica: trimakasih mas...Semoga bermanfaat
@kurefals: foto yang kedua enggak mas gak pake filter CPL ataupun ND... Cuma long exposure aja seperti biasa.....
Quote
 
 
-1 #4 dh nst 2013-08-09 04:03
Bermanfaat infonya. Trims
Quote
 
 
+1 #5 niko 2013-08-12 15:07
@dh nst: sama-sama...Sem oga bermanfaat...
Quote
 
 
0 #6 dunia camera 2013-09-29 18:32
infonyaber guna sekali..
mau tanya dung gan cara memotretagar terlihat agak kuning fotonya pd mlm hari
Quote
 
 
0 #7 niko 2013-09-30 12:35
dunia camera: boleh tau pakai kamera apa?
Quote
 
 
0 #8 Feri 2013-11-12 07:42
Mau tanya nih, kalau setting infinty focus di lensa kit yang ga ada distance scalenya gimana ya?
Mohon pencerahan.
Trims :-)
Quote
 
 
0 #9 Feri 2013-11-12 07:44
Mau tanya nih, kalau ingin setting infinity focus di lensa kit yang ga ada distance scalenya gimana ya?
Quote
 
 
0 #10 kurefals 2014-05-09 23:12
makasih bang :)
Quote
 
 
+2 #11 niko 2014-05-10 00:11
@kurefals: sama-sama...sem oga bermanfaat
Quote
 
 
+1 #12 Agus Setiawan 2015-01-15 09:30
makasih banget gan..sdh sangat membantu..maaf sy jg pemula br mau belajar :-)
Quote
 
 
+2 #13 niko 2015-01-18 23:09
Sama-sama Mas Agus...Trimakas ih sudah berkunjung :)
Quote
 
 
+1 #14 ami 2015-04-17 03:34
Bermanfaat sekali tapi kalo kita punya lensa standar gmana yaa agardapet infinitynya?
Quote
 
 
+2 #15 silo cavalera 2015-07-15 09:44
Luar biasa mas artikelnya..mog a bisa berbagi ilmu lg seterusnya
Quote
 
 
+1 #16 Egiebogiie 2015-08-03 05:00
Bagaimana setting infinity focus pada lensa 18-55mm ??
Quote
 
 
+1 #17 Niko 2015-08-12 23:48
@silo cavalera: terimakasih mas..sama-sama. .semoga bermanfaat

Untuk lensa standar (18-55) InsyaAllah nanti akan saya bahas di tulisan berikutnya...
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh