Artikel Fotografi: Horizon (Horison)

Link artikel fotografi lainnya:

1. Teknik 1: Mendapatkan Fokus Pada Pemotretan Malam Hari

2. 18 Tips Memotret Saat Mendaki Gunung

3. Tips Memotret Model dan Orang: Fokus pada Mata

 


Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat hendak memotret adalah horizon. Dimanapun dan setiap saat kita memotret hampir selalu ditemukan horizon. Horizon memiliki pengaruh terhadap foto. Penempatan horizon yang berbeda-beda dalam sebuah foto akan memberikan dampak dan interpretasi yang berbeda pula terhadap foto tersebut. Selain itu penempatan horizon juga akan mempengaruhi kekuatan komposisi foto.


Apa yang Dimaksud dengan Horizon?

Horizon adalah garis horizontal yang terdapat atau ada dalam objek yang hendak difoto. Untuk lebih mudahnya perhatikan foto berikut.

 

 Pantai Manggar, Balikpapan. Horizon ditunjukkan oleh garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 10-22 mm. 1/125, f22, ISO 100


Pada foto di atas dapat terlihat dengan jelas bahwa horizon-nya adalah garis yang memisahkan antara bagian laut dengan bagian langit (garis pertemuan antara langit dan laut). Perhatikan lagi contoh foto berikut ini.

 Bersama teman-teman saya di Pantai Pasir Panjang, Pulau Sanghyang, Banten. Horizon ditunjukkan oleh garis putih. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 24-70 mm. 1/320, f11, ISO 100


 Rawa Pening. Horizon ditunjukkan oleh garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 500D. 1/500, f8, ISO 100

 


Apakah Horizon Hanya Ada Atau Berlaku Dalam Foto Pemandangan Saja?

Horizon tidak hanya berupa garis lurus yang memisahkan antara langit dan laut atau antara daratan dengan langit saja dan tidak hanya terdapat dalam foto pemandangan alam saja. Perhatikan foto berikut.

Kawasan Malioboro, Yogyakarta. Perhatikan garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 24-70 mm. 1/125, f5.6, ISO 160


Dengan teman saya Danie, di Area Goa Gong, Pacitan. Perhatikan garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 24-70 mm. 1/250, f2.8, ISO 100.

 

Dengan teman-teman saya di Kota Tua, Jakarta. Perhatikan garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 24-70 mm. 2 detik, f8, ISO 800.


Pastikan Horizon Lurus

Satu hal yang perlu diperhatikan saat memotret adalah usahakan horizon ini selurus mungkin. 

 

 Pantai Kelagian, Lampung. Horizon ditunjukkan oleh garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D, Lensa 10-22 mm. 1/125, f13, ISO 100


Berikut contoh foto yang horizon-nya tidak lurus.

 

Perairan Kepulauan Seribu. Terlihat horizon (garis lurus horizontal yang memisahkan laut dan langit) kurang lurus. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. Lensa 10-22 mm. 1/125, f13, ISO 100


Menganalisa dan Menentukan Horizon

Dalam beberapa situasi mungkin kita agak sedikit sulit menentukan horizon karena mungkin pada objek yang kita foto tidak terlihat dengan jelas garis horizontal yang benar-benar lurus. Meskipun begitu, sebenarnya horizon tersebut tetap ada. Perhatikan foto berikut.

Senja di Pantai Klayar, Pacitan. Horizon ditunjukkan oleh garis putih. Foto oleh Niko TujuhLangit. Cano EOS 500D. Lensa 10-22 mm. 1/20, f5.6, ISO 100


Senja di Surya Kencana, Gunung Gede. Horizon ditunjukkan oleh garis putih. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 60D. Lensa 70-300 mm. 1/400, f16, ISO 320


 Pagi di Dermaga Pulau Sanghyang, Banten. Perhatikan garis merah. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 7D. 1/60, f7.1, ISO 100


Apakah Horizon Harus Selalu Lurus?

Pertanyaan ini seolah-seolah bertentangan dengan penjelasan sebelumnya di bagian atas. Konsep dasar mengenai horizon memang menyebutkan bahwa kita harus memastikan horizon ini lurus. Namun prinsip ini tidak seratus persen kaku. Ada kondisi dimana foto dengan horizon yang tidak lurus bisa memberikan perspektif yang berbeda. Biasanya hal ini diterapkan pada foto-foto portrait, model, atau foto alam yang di dalamnya disisipkan objek manusia.

Pagi di Gunung Nglanggeran. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 500D. Flash Canon 580 EX II. Lensa 10-22 mm. 1/200, f11, ISO 200


 Perjalanan menuju Puncak Mahameru, Semeru. Foto oleh Niko TujuhLangit. Canon EOS 500D. Lensa 10-22 mm. 1/125, f6.3, ISO 100


Sedangkan untuk foto pemandangan alam, lurus atau tidaknya horizon ini memang sangat berpengaruh terhadap foto. Atau dengan kata lain pada foto pemandangan alam boleh dikatakan hampir sebagian besar kita harus memastikan horizon ini lurus.

 

Bagaimana Jika Ternyata Setelah Memotret Horizon di Foto Tidak Lurus?

Pada saat memotret kita memang selalu berusaha membuat horizon ini lurus. Namun tidak jarang setelah dicek di komputer ternyata horizon tersebut mungkin masih sedikit miring alias kurang lurus. Atau bisa juga pada saat memotret di lapangan situasi memang agak sulit untuk memastikan horizon tersebut lurus, misalnya anda memotret di atas perahu atau kapal yang sedang berlayar di atas gelombang laut atau bisa juga anda sedang memotret di atas mobil yang sedang melaju kencang, dan berbagai situasi lainnya. Lantas bagaimana solusinya? Anda tidak perlu khawatir, jika ternyata horizon foto anda tidak/ masih kurang lurus, maka anda tinggal meng-edit-nya di software pengolah foto. Saat ini sudah banyak software pengolah foto yang bisa digunakan untuk meluruskan horizon. Sebut saja misalnya Adobe Photoshop Lightroom, Adobe Photoshop, Picasa, dll. Perhatikan kembali foto berikut sebelum dan sesudah diluruskan dengan menggunakan Adobe Photoshop Lightroom.


Kiri: foto sebelum diluruskan horizonnya. Kanan: Foto setelah horizonnya diluruskan di Adobe Photoshop Lightroom


Semoga bermanfaat....

 

VIEWINDONESIA.COM; Berbagi Informasi Travel & Fotografi......Sekecil dan Sesederhana Apapun Itu...

 

 

 

Comments   

 
0 #1 los ang 2014-02-18 14:32
I do accept as true with all of the concepts you have presented in your
post. They're very convincing and can definitely work.
Still, the posts are very quick for starters.
May just you please lengthen them a little from next time?

Thank you for the post.
Quote
 
 
0 #2 Niko 2014-02-18 15:34
Hai Los Ang,

You are welcome...Thank s for visitting my blog... Yap you are right...thanks for your advise...I will try it ...
Quote
 
 
0 #3 hilman 2014-02-25 06:33
Atikel tentang 'Fotografi' yang anda tulis sangat menarik dan bagus.
Kita juga punya artikel mengenai 'Fotografi', silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya

http://fotografi.blog.gunadarma.ac.id/
terima kasih
semoga bermanfaat
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh